KORAN MANDALA – Dinas Kesehatan Jawa Barat mengingatkan masyarakat untuk tidak merokok di dalam rumah maupun ruangan sebagai salah satu upaya mencegah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat, Raden Vini Adiani Dewi, mengatakan ISPA tidak hanya dipengaruhi kondisi daya tahan tubuh, tetapi juga lingkungan dan kebiasaan masyarakat.
“Jadi memang dalam hal ini penyebab ISPA itu banyak ya. Tadi karena penyebabnya terbanyak virus ya, dan juga penularannya itu sebetulnya bisa dicegah ya dengan CTPS (Cuci Tangan Pakai Sabun), dengan memakai masker dan juga mungkin salah satunya juga penyebabnya termasuk ventilasi di rumah ya,” kata Vini. Senin (24/8/2026)
Ia menegaskan, kebiasaan merokok di dalam rumah maupun ruangan perlu dihindari, terutama untuk melindungi kelompok rentan.
“Tidak boleh merokok di dalam rumah atau di ruangan, nah tentu baru hal itu bisa kita menurunkan infeksi saluran pernapasan akut,” ujarnya.
Vini mengatakan, penerapan perilaku hidup bersih dan sehat serta kondisi lingkungan yang baik menjadi bagian penting dalam menekan risiko ISPA.
“Jadi memang sangat ditentukan oleh daya tahan tubuh, oleh lingkungan ya, dan oleh kebiasaan ya, pola hidup,” katanya.

Ilustrasi Dampak Merokok (Freeepik)
Dapatkan berita informasi seputar kota Bandung dan berita terbaru menarik lainnya di Google News. Ikuti Media Sosial KORAN MANDALA untuk update berita pilihan dan breaking news setiap hari.