KORANMANDALA.COM – Sejumlah sekolah di Kota Bandung menyambut baik kebijakan Badan Gizi Nasional (BGN) yang akan mencantumkan batas waktu konsumsi pada makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kepala Sekolah SD Negeri Dewi Sartika Kota Bandung, Lies Widia, mengatakan pencantuman batas konsumsi penting untuk membantu pihak sekolah mengetahui makanan yang masih layak dikonsumsi maupun tidak.
“Menurut saya kebijakan BGN sangat bagus ya, jadi kita tahu makanan yang masih layak dikonsumsi dan tidaknya,” kata Lies. Saat dihubungi koran Mandala Rabu (12/8/2026)
Ia menjelaskan, makanan MBG di sekolahnya biasanya didistribusikan pada pagi hari. Setelah makanan tiba, siswa segera diarahkan untuk mengonsumsinya.
“Kalau di SD kami itu pendistribusiannya dikirim jam 08.00 WIB pagi dan jam 09.00 WIB sudah dikonsumsi,” ujarnya.
Lies juga mengungkapkan pihak sekolah pernah menemukan makanan yang kondisinya sudah tidak layak untuk dikonsumsi. Saat itu, makanan tersebut langsung dibuang agar tidak dikonsumsi siswa.
“Pernah waktu itu tumisnya agak basi ya, tapi kita buang sebelum dikonsumsi oleh anak,” tuturnya.
Hal senada disampaikan staf guru SD Negeri 223 Bhakti Winaya Kota Bandung, Nuran. Ia menilai pencantuman label batas waktu konsumsi dapat menjadi pengingat agar makanan MBG segera dikonsumsi dan tidak dibiarkan terlalu lama.
“Menurut saya kebijakan mencantumkan label batas konsumsi makanan bagus, karena sebagai peringatan biar enggak dinanti-nanti dan disegerakan makannya,” kata Nuran.
Nuran mengatakan, pihak sekolah juga telah memiliki tim yang bertugas menerima dan mengantarkan makanan MBG. Setelah makanan diterima, pihak sekolah berupaya agar makanan segera dikonsumsi oleh para siswa.
“Kalau di sekolah kami sudah ada tim menerima, mengantarkan MBG dan sekolah. Kalau waktunya cepat kita akan untuk segera dimakan. Anak-anak juga akan diberikan batas makanan, dan tim kami akan mengumumkan segera makan di sekolah,” ujarnya.
Sebelumnya, Kepala BGN Sudaryono mengatakan aturan pencantuman batas waktu konsumsi tersebut merupakan bagian dari upaya memperketat keamanan makanan dalam program MBG.
Ia meminta guru turut memastikan makanan yang dibagikan kepada siswa masih layak dikonsumsi sekaligus memberikan edukasi mengenai batas waktu konsumsi makanan.
“Selain itu mulai minggu depan ini kami akan memperlakukan kewajiban untuk menuliskan di setiap omprengnya itu, itu ada tanda atau ada peringatan untuk dikonsumsi sebelum jam berapa,” ujar Sudaryono dikutip dari unggahan Instagram resminya, Senin (10/8/2026).

BGN hentikan sementara program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Bandung Barat (BGN)
Dapatkan berita informasi seputar kota Bandung dan berita terbaru menarik lainnya di Google News. Ikuti Media Sosial KORAN MANDALA untuk update berita pilihan dan breaking news setiap hari.