KORANMANDALA.COM – Proyek revitalisasi dan penataan kawasan Gedung Sate dan Lapangan Gasibu, Kota Bandung, masih terlihat dikerjakan menjelang target penyelesaian pada Agustus 2026.
Pantauan Koran Mandala pada Minggu (9/8/2026), sejumlah pekerja masih melakukan pengerjaan di beberapa titik kawasan. Material proyek juga masih terlihat berada di lokasi.
Di depan halaman Gedung Sate, sejumlah kayu tampak sedang dipasang sebagai bagian dari pengerjaan penataan kawasan. Sementara itu, tumpukan bata juga masih terlihat disusun di area Lapangan Gasibu.
Proyek tersebut dilakukan untuk menyatukan kawasan Gedung Sate dengan Lapangan Gasibu. Dalam prosesnya, sebagian ruas Jalan Diponegoro di depan Gedung Sate juga ditutup secara permanen dan arus lalu lintas dialihkan melalui Jalan Sentot Ali.
Seorang warga Kota Bandung, Dimas (25), yang tengah berolahraga di kawasan Gasibu menilai proyek tersebut pada dasarnya baik apabila dikerjakan sesuai dengan perencanaan. Namun, ia menyoroti besarnya anggaran yang digunakan.
“Menurut saya bagus saja kalau proyek ini memang sesuai dengan perencanaan. Tapi, kalau melihat anggarannya yang mencapai miliaran rupiah, tentu kami sebagai masyarakat berharap hasilnya benar-benar sesuai dengan yang direncanakan dan bisa dirasakan manfaatnya,” Ujar Dimas Minggu (9/8/2026)
Senada dengan itu Dinda (23), warga Cicaheum yang cukup sering berlari di kawasan Gasibu, berharap penataan tersebut dapat membuat kawasan semakin nyaman digunakan masyarakat.
“Saya cukup sering lari di sini. Harapannya setelah proyek ini selesai, kawasan Gasibu bisa lebih nyaman dan tertata untuk masyarakat yang datang, terutama yang biasa olahraga di sini. Jangan sampai anggarannya besar, tapi hasilnya tidak sesuai harapan,” kata Dinda.
Untuk diketahui, proyek revitalisasi dan penataan halaman Gedung Sate tersebut dimulai sejak April 2026. Proyek ini menelan anggaran mencapai Rp15,82 miliar yang bersumber dari APBD Jawa Barat 2026.
Anggaran tersebut terdiri atas pekerjaan fisik sebesar Rp15,03 miliar, jasa konsultasi perencanaan Rp321,3 juta, serta jasa konsultasi pengawasan sebesar Rp464,3 juta.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan Lapangan Gasibu dan halaman Gedung Sate siap digunakan untuk upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi alias KDM juga telah beberapa kali melakukan pengecekan ke lokasi proyek. Ia memastikan pengerjaan kawasan tersebut dapat diselesaikan sebelum pelaksanaan upacara.
“10 Agustus selesai,” ujar Dedi Mulyadi saat ditemui awak media, Senin (3/8/2026).
.
