ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM – Meski masih ditutup sementara, kawasan Alun-Alun Bandung tetap ramai didatangi masyarakat, termasuk warga dari luar daerah yang tengah berkunjung ke Kota Bandung.
Pantauan Koran Mandala Sore hari, Sejumlah warga masih terlihat beraktivitas di sekitar kawasan Alun-Alun Bandung. Ada yang datang bersama keluarga maupun teman untuk sekadar bermain dan berjalan-jalan, sementara sebagian lainnya memanfaatkan kunjungan untuk beribadah di Masjid Raya Bandung.
Salah seorang pengunjung, Cacih (52) asal cianjur, mengaku datang ke Bandung untuk mengunjungi rumah saudaranya. Saat berada di Kota Bandung, ia mengatakan kerap menyempatkan diri datang ke kawasan Alun-Alun Bandung, khususnya untuk ibadah
ADVERTISEMENT
“Kalau ke bandung biasanya ke rumah saudara,Tapi tempat yang sering saya kunjungi yaitu alun-alun bandung, lebih tepatnya ke Masjid Raya Agung untuk salat. Setelah itu saya ngajak saudara -saudara lain untuk makan Cuangki disini” ujar Cacih saat ditemui Minggu (9/8/2026)
Menurut Cacih, kawasan Alun-Alun Bandung masih menjadi salah satu tempat yang ia datangi ketika berkunjung ke Kota Bandung. Meski area alun-alun belum dibuka, aktivitas masyarakat di sekitar kawasan tersebut masih terlihat.
“Harapannya segera dibuka karena udah lama jugaa ya ga dibuka,biasanya suka main sama cucu di rumput rumput sintetis ” Katanya

Sementara itu, Icha (20), warga garut yang datang bersama teman-temannya, mengatakan Alun-Alun Bandung masih menjadi tempat yang biasa mereka kunjungi untuk menghabiskan waktu.
“Iya, saya bermain ke sini bersama teman-teman, naik kereta, biasnya kesini ke tempat makanan viral sama foto foto ajaa disekitar sini” kata Icha.
Icha berharap kawasan Alun-Alun Bandung dapat segera dibuka kembali setelah proses perbaikan selesai. Ia juga berharap kondisi kawasan tersebut nantinya lebih tertib sehingga pengunjung dapat merasa nyaman.
“Kalau sudah dibuka yang pastinya harapannya bisa lebih tertib. Kadang ada oknum atau orang yang menawarkan pengisian link menawarkan sesuatu yang ga jelas harus lebih hati hati ajaa sih dan pengawasan daerah alun -alun ini juga diperhatikan,” ungkapnya.
Di sisi lain, Wakil Wali Kota Bandung Farhan menjelaskan penutupan sementara Alun-Alun Bandung dilakukan karena masih terdapat sejumlah pekerjaan yang perlu diperbaiki.
Menurut Farhan, hasil renovasi sebelumnya dinilai belum baik sehingga pemerintah meminta adanya perbaikan, baik dari sisi desain maupun kualitas pengerjaan.
“Alun-alun itu begini, kenapa saya tutup waktu itu karena pekerjaan renovasinya jelek. Makanya saya tutup. Bukan apa-apa. Saya minta diperbaiki, desainnya diperbaiki, dan kualitas pekerjaannya juga diperbaiki,” ujar Farhan.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






