KORANMANDALA.COM – Ketua Umum LPTQ Jawa Barat, Asep Sukmana, mengapresiasi keputusan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang mengambil alih penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Jawa Barat.
Asep menilai MTQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan membaca Al-Quran, tetapi juga memiliki peran penting dalam menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Quran serta mempererat ukhuwah Islamiyah.
”Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Jabar yang telah bersedia menjadi tuan rumah MTQ Jabar, Krena MTQ bisa menumbuhkan kecintaan terhadap generasi muda terhadap Al-Qur’an” ujar Asep dalam keterangannya, Minggu, 2 Agustus 2026.
Kepastian pelaksanaan MTQ telah disampaikan kepada seluruh Ketua LPTQ kabupaten dan kota se-Jawa Barat pada 2 Agustus 2026. Agenda tersebut dijadwalkan berlangsung pada awal 2027 dengan pembukaan di Gedung Sate dan penutupan di Masjid Al-Jabbar.
Sebelumnya, Kabupaten Garut batal menjadi tuan rumah MTQ Jabar karena keterbatasan kemampuan keuangan daerah. Kondisi tersebut mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengambil alih penyelenggaraan agar agenda pembinaan Al-Quran tetap terlaksana sesuai rencana.
Menanggapi hal itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan penyelenggaraan MTQ harus menjadi teladan dalam menjunjung nilai-nilai Al-Quran, termasuk mengedepankan kejujuran dalam setiap tahapan pelaksanaan maupun proses penjurian.
”Untuk itu saya ucapkan terima kasih pada semuanya dengan satu catatan penting. MTQ ini mengembangkan syiar Islam, mengajarkan nilai-nilai Al-Quran, maka penyelenggaraannya harus menjunjung tinggi asas kejujuran. Harus jujur dalam penyelenggaraan, jujur dalam penjurian,” kata Dedi.

Ilustrasi Doa bulan puasa
Dapatkan berita informasi seputar kota Bandung dan berita terbaru menarik lainnya di Google News. Ikuti Media Sosial KORAN MANDALA untuk update berita pilihan dan breaking news setiap hari.