ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM – Pengamat Tata Kota Institut Teknologi Bandung (ITB), Frans Ari Prasetyo, menilai kawasan Cihampelas perlu dikembalikan pada fungsi awalnya sebagai kawasan pedestrian dan wisata belanja (fashion tourism) setelah rencana pembongkaran Teras Cihampelas.
Menurut Frans, Cihampelas memiliki identitas kuat sebagai sentra industri jeans yang telah berkembang sejak 1970-an. Karena itu, revitalisasi kawasan sebaiknya tidak hanya berfokus pada pembongkaran infrastruktur, tetapi juga menghidupkan kembali karakter kawasan sebagai destinasi wisata belanja.
”Cihampelas sebaiknya dikembalikan pada fungsi awalnya sebagai kawasan pedestrian dan wisata belanja atau fashion tourism. Kawasan ini memiliki sejarah panjang sebagai pusat industri jeans di Kota Bandung sejak tahun 1970-an, sehingga identitas tersebut perlu dihidupkan kembali,” kata Frans Saat dihubungi Jumat (27/7/2026)
Dalam aspek penataan fisik, Frans mengusulkan agar kawasan dirancang dengan orientasi wisata yang ramah bagi pejalan kaki. Trotoar diperlebar, pertokoan ditata lebih rapi, serta menciptakan koridor jalan yang nyaman dan tertib.
Pemerintah Kota maupun Pemerintah Provinsi harus melibatkan para pemilik tenant atau toko di sepanjang Jalan Cihampelas dalam proses revitalisasi. Saya yakin seluruh pemilik toko akan bersedia apabila penataan ini dilakukan dengan serius.” katanya
Ia menambahkan, dengan melibatkan para pemilik toko agar revitalisasi berjalan secara partisipatif dan mendapat dukungan dari pelaku usaha.
”Pertokoannya juga sebaiknya direvitalisasi dan ditata lebih rapi. Desainnya boleh beragam, tetapi tampilannya harus tertib, tidak ada bangunan yang menjorok ke depan atau ke belakang sehingga membentuk koridor yang nyaman” tambahnya
Selain itu, penyediaan kantong parkir yang terintegrasi dinilai menjadi kebutuhan penting agar kendaraan tidak lagi parkir di badan jalan dan mengganggu kelancaran lalu lintas.
”Pemerintah perlu menyiapkan lahan parkir yang terintegrasi dengan kawasan Cihampelas sehingga kendaraan tidak lagi parkir sembarangan di sepanjang jalan,” ujarnya.
Frans optimistis, apabila seluruh aspek tersebut dapat diwujudkan secara konsisten, Cihampelas berpeluang kembali menjadi salah satu ikon wisata Kota Bandung.
”Kalau seluruh aspek tersebut dapat diwujudkan, saya melihat Cihampelas memiliki potensi menjadi seperti Malioboro di Yogyakarta maupun Orchard road Singapore, yaitu kawasan wisata belanja yang nyaman, tertata, ramah pejalan kaki, serta mampu menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat,” pungkasnya.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






