Daerah

Konten Kreator Bandung Soroti Maraknya Begal di Jabar, Minta Solusi Nyata dari Pemerintah

KORANMANDALA.COM – Konten Kreator asal Bandung, @NandaSetyap atau yang dikenal dengan nama ItingsMeledak, menyuarakan keresahannya atas maraknya aksi begal dan tindak kriminal jalanan di Jawa Barat.
‎
‎Melalui video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, ia mengajak pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk menghadirkan langkah nyata demi meningkatkan rasa aman masyarakat.
‎
‎Dalam video tersebut, Itings menyampaikan pesannya kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Wali Kota Bandung Mohamad Farhan, serta seluruh pihak yang memiliki kewenangan menangani keamanan. Ia menegaskan bahwa penyampaiannya bukan untuk menyudutkan siapa pun, melainkan sebagai bentuk kepedulian agar persoalan kriminalitas dapat segera ditangani.
‎
‎“Izin bertanya mengenai bagaimana caranya untuk berhadapan dengan kondisi sekarang. Bisa dibilang Bandung dan sekitarnya, khususnya di Jawa Barat, sedang ramai atau rawan begal. Banyak juga orang yang membawa senjata tajam di jalanan dan membuat kerusuhan,” ujar Itings dalam video di akun Instagram pribadinya, dikutip Minggu (19/7/2026).
‎
‎“Di sini saya tidak ada unsur untuk saling menyalahkan satu sama lain. Saya hanya ingin meminta solusi bagaimana bagusnya. Siapa tahu masyarakat juga bisa membantu, saling bekerja sama dengan pihak berwenang untuk memberantas kriminal seperti ini,” katanya.
‎
‎Lebih lanjut, Itings menyoroti imbauan yang kerap disampaikan kepada masyarakat agar mengurangi aktivitas pada malam hari demi menghindari tindak kejahatan. Menurutnya, saran tersebut belum menjadi solusi menyeluruh karena banyak warga yang justru bekerja pada malam hari untuk mencari nafkah.
‎
‎“Kalau bisa jangan keluar malam, tetapi tidak semua orang kerjanya siang. Ada yang bekerja malam untuk mencari rezeki. Yang saya lihat, aksi begal ini bukan hanya malam hari, tetapi juga sore bahkan siang hari,” ujarnya.
‎
‎Ia juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap para korban yang menjadi sasaran kejahatan ketika sedang bekerja maupun beraktivitas sehari-hari. Menurutnya, alasan ekonomi yang sering dikemukakan pelaku tidak bisa dijadikan pembenaran untuk melakukan tindakan kriminal.
‎
‎“Kasihan terhadap orang-orang yang sedang mencari rezeki atau tidak tahu apa-apa. Rata-rata alasannya butuh uang, padahal semua orang juga membutuhkan uang. Karena itu saya bertanya, solusi yang terbaik seperti apa?” pungkasnya.

KoranMandala.com

Recent Posts

Pembakaran Water Barier dan Vandalisme Tugu Simpang Lima Warnai Aksi di Bandung

KORAN MANDALA – Aksi unjuk rasa memperingati dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil…

10 jam ago

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Warga Pertanyakan Prioritas Anggaran Negara

KORAN MANDALA – Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka…

11 jam ago

Viral Pukul Spion Mobil Rabbani, Pria di Cihampelas Jadi Tersangka

KORAN MANDALA – Aksi premanisme dan pemerasan yang sempat meresahkan pengguna jalan serta viral di…

12 jam ago

“Belum Ada Capaian Bermakna”, Kritik Massa Bandung untuk Prabowo-Gibran

KORAN MANDALA – Ratusan massa dari berbagai elemen mahasiswa, komunitas, dan warga menggelar aksi evaluasi…

13 jam ago

Mahasiswa Unpas Beri Rapor Merah Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran

KORAN MANDALA –  Mahasiswa Universitas Pasundan (Unpas) memberikan rapor merah terhadap dua tahun kepemimpinan Presiden…

14 jam ago

TKW Purwakarta Meninggal di Qatar, Kisah Heroiknya Belum Terungkap

KORAN MANDALA –Kabar duka datang dari Qatar. Rasem binti Salim, pekerja migran asal Kampung Cibendasari,…

15 jam ago