Daerah

Penumpang dan Sopir Rasakan Dampak Pemindahan Layanan Bus dari Terminal Cicaheum

KORANMANDALA.COM – Aktivitas Terminal Cicaheum, Kota Bandung, kini nyaris berhenti setelah seluruh layanan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) resmi dipindahkan ke Terminal Leuwipanjang.

Kebijakan tersebut mengubah wajah terminal yang selama puluhan tahun menjadi salah satu pusat transportasi darat di Kota Bandung.

Pantauan di Terminal Cicaheum, Jumat (10/7/2026), menunjukkan kawasan terminal yang sebelumnya dipadati bus dan penumpang kini tampak lengang. Sejumlah loket tidak lagi beroperasi, sementara aktivitas kendaraan antarkota praktis tidak terlihat.

ADVERTISEMENT

Gagal Capai Target 2025, Pemkot Bandung “Kehilangan” Potensi Pendapatan Ratusan Miliar Rupiah

Bagi sebagian masyarakat, pemindahan layanan ini berdampak pada bertambahnya waktu tempuh dan biaya perjalanan.

Penumpang yang sebelumnya dapat langsung mengakses Terminal Cicaheum kini harus menuju Terminal Leuwipanjang yang lokasinya lebih jauh.

Salah seorang penumpang, Ikah (60), mengaku harus mengeluarkan ongkos tambahan karena harus berganti angkutan untuk melanjutkan perjalanan.

“Sekarang harus ke Leuwipanjang dulu, jadi lebih capek dan keluar ongkos lagi. Dulu lebih dekat, sekarang waktunya juga lebih lama,” ujarnya.

Dampak serupa juga dirasakan para sopir bus. Uhen (58), sopir bus AKDP, mengatakan jumlah penumpang terus menurun dalam beberapa waktu terakhir.

Menurutnya, selain perubahan lokasi terminal, kenaikan biaya operasional turut memengaruhi kondisi usaha angkutan antarkota.

“Penumpang sekarang makin sepi. Ongkos operasional naik karena BBM, jadi banyak orang memilih transportasi lain,” katanya.

Pemindahan seluruh layanan bus AKAP dan AKDP ke Terminal Leuwipanjang merupakan bagian dari kebijakan penataan sistem transportasi di Kota Bandung.

Meski bertujuan meningkatkan efektivitas layanan transportasi, kebijakan tersebut masih menyisakan tantangan, terutama terkait kemudahan akses bagi penumpang serta keberlangsungan usaha para pelaku transportasi yang selama ini bergantung pada aktivitas di Terminal Cicaheum.

Koranmandala.com

Published by

Recent Posts

Bed RSUD Garut Baru 1.183, Kebutuhan Ideal 2.900

KORAN MANDALA – Kapasitas pelayanan rumah sakit di Kabupaten Garut masih menghadapi tantangan besar. Dengan jumlah…

1 jam ago

Area Bermain Keropos dan Wastafel Kering, Fasilitas Taman Cempaka Dikeluhkan pengunjung

KORAN MANDALA – Sejumlah fasilitas di Taman Cempaka atau Taman Fotografi, Jalan Taman Cempaka, Kelurahan…

2 jam ago

Hendak ke Masjid, Motor Warga Malangbong Raib Dicuri

KORAN MANDALA –Niat berangkat ke masjid pada Minggu dini hari (18/10/2026) justru membuat seorang warga…

3 jam ago

Kabar Gembira Persib! Notsuda Kirim Sinyal Comeback

KORAN MANDALA – Persib Bandung mulai mendapat angin segar terkait kondisi gelandang asingnya, Gakuto Notsuda. Setelah…

4 jam ago

Berdiri Sejak 1881, Ponpes Sukamiskin Jadi Saksi Panjang Sejarah Santri di Kota Bandung

KORAN MANDALA –Pondok Pesantren Sukamiskin di Jalan A.H. Nasution Nomor 128, Kota Bandung, menyimpan perjalanan…

5 jam ago

Polresta Batang Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Kekerasan terhadap Rombongan Persib U-18

KORAN MANDALA – Penanganan kasus kekerasan, perusakan bus, dan pencurian yang menimpa rombongan Persib U-18 di…

6 jam ago