ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM –Anggota DPRD Kota Bandung, Susanto Triyogo Adiputro, menilai banyak generasi muda memiliki cita-cita besar, namun belum disertai perencanaan yang matang untuk mewujudkannya.
Karena itu, ia mengajak pelajar dan mahasiswa mulai menyusun target hidup yang terukur, bukan hanya bermimpi tanpa arah.
Menurutnya, setiap orang harus memiliki gambaran yang jelas mengenai tujuan hidup beserta tahapan untuk mencapainya. Baik bercita-cita menjadi profesional, akademisi, pebisnis, maupun politisi, semuanya memerlukan perencanaan dan tenggat waktu yang realistis.
ADVERTISEMENT
DPRD Kota Bandung Ingatkan Sejarah Tak Boleh Dipelintir, Penulisan Harus Berdasarkan Fakta
“Kalau ingin menjadi profesional, kapan target tertingginya dicapai. Kalau menjadi akademisi, capaian tertingginya bisa menjadi rektor. Kalau menjadi politisi, capaian tertingginya adalah presiden. Jadi bukan sekadar bermimpi, tetapi harus memiliki jalur dan manifestasi yang jelas,” ujar Susanto.
Dalam kesempatan itu, Susanto juga membagikan perjalanan kariernya. Meski mengenyam pendidikan teknik di Institut Teknologi Bandung (ITB), ia justru berkiprah di dunia politik hingga dipercaya menjadi anggota DPRD Kota Bandung.
Menurutnya, pilihan karier tidak selalu harus sejalan dengan disiplin ilmu yang dipelajari di perguruan tinggi. Yang lebih penting adalah kemampuan berpikir kritis, komunikasi, serta pengalaman yang diperoleh selama proses belajar.
“Siapa yang tahu masa depan? Jangan berpikir bahwa jurusan yang kita ambil harus selalu sama dengan pekerjaan yang dijalani nanti. Pendidikan membentuk kemampuan analisis, sedangkan pengalaman, komunikasi, dan humanisme menjadi bekal penting yang tidak bisa digantikan,” katanya.
Ia pun mendorong peserta untuk aktif mengikuti organisasi dan memperluas pengalaman di luar ruang kelas. Menurutnya, pengalaman tersebut akan membantu seseorang memahami berbagai konsekuensi dalam mengambil keputusan sekaligus meningkatkan kemampuan beradaptasi.
Susanto juga mengingatkan bahwa perubahan rencana hidup merupakan hal yang lumrah. Ia mengaku pernah memiliki keinginan melanjutkan studi ke luar negeri, namun akhirnya memilih jalan yang berbeda karena berbagai pertimbangan, termasuk keluarga.
“Apa yang kita cita-citakan mungkin tidak semuanya terwujud, tetapi semuanya akan menjadi bagian dari perjalanan hidup kita,” ujarnya.
Melalui Leadership Camp MAI Angkatan XIV, Susanto berharap lahir generasi muda yang tidak hanya memiliki mimpi besar, tetapi juga mampu menyusun strategi, beradaptasi dengan perubahan, dan siap menjadi pemimpin di berbagai bidang pada masa depan.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






