KORANMANDALA.COM – Lonjakan penumpang kereta api selama libur panjang Tahun Baru Islam 1448 Hijriah membuat okupansi perjalanan kereta di wilayah PT KAI Daop 2 Bandung melesat hingga 122 persen. Angka ini menunjukkan tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api untuk bepergian selama momentum liburan.
Manajer Humas KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan pihaknya mengapresiasi kepercayaan masyarakat yang memilih kereta api sebagai moda transportasi utama selama libur panjang.
“KAI Daop 2 Bandung mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah mempercayakan kereta api sebagai moda transportasi pilihan selama libur akhir pekan dan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah,” ujar Kuswardojo di Bandung, Selasa (16/6/2026).
Tingginya okupansi tersebut dipengaruhi oleh pola perjalanan dinamis, di mana satu kursi dapat digunakan lebih dari satu pelanggan pada relasi perjalanan yang berbeda. Kondisi ini membuat tingkat keterisian kursi mampu melampaui kapasitas dasar yang tersedia.
Berdasarkan data KAI Daop 2 Bandung, sebanyak 77.907 penumpang diberangkatkan selama periode libur panjang yang berlangsung sejak Jumat (12/6) hingga Selasa (16/6) siang. Jumlah tersebut jauh melampaui kapasitas dasar yang hanya menyediakan 63.875 tempat duduk.
Pada Selasa (16/6) saja, tercatat 13.222 pelanggan berangkat dari berbagai stasiun di wilayah Daop 2 Bandung. Angka tersebut menjadi bukti tingginya mobilitas masyarakat menjelang berakhirnya masa libur panjang.
“Tingginya jumlah pelanggan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan layanan yang andal dengan mengutamakan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan,” katanya.
Stasiun Bandung dan Kiaracondong Jadi Episentrum Pergerakan Penumpang
Stasiun Bandung dan Stasiun Kiaracondong masih menjadi dua titik tersibuk selama periode liburan. Pada Selasa (16/6), sebanyak 4.849 pelanggan berangkat dari Stasiun Bandung, sementara 2.359 pelanggan memulai perjalanan dari Stasiun Kiaracondong.
Secara kumulatif sejak Jumat (12/6), Stasiun Bandung mencatat 26.804 penumpang berangkat. Sementara itu, Stasiun Kiaracondong melayani 13.827 penumpang berangkat.
Tak hanya menjadi pusat keberangkatan, kedua stasiun tersebut juga dibanjiri penumpang yang datang ke Bandung. Selama periode yang sama, sebanyak 28.682 penumpang tercatat tiba di Stasiun Bandung dan 14.051 penumpang tiba di Stasiun Kiaracondong.
Tingginya angka kedatangan ini menunjukkan Bandung masih menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan selama libur panjang Tahun Baru Islam.
KAI Siaga Hadapi Gelombang Arus Balik
Menghadapi puncak arus balik, KAI Daop 2 Bandung memastikan seluruh sarana dan prasarana dalam kondisi siap operasi. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keselamatan perjalanan, keandalan operasional, serta ketepatan waktu kereta hingga masa libur panjang berakhir.
Dengan okupansi yang menembus 122 persen dan puluhan ribu penumpang yang hilir mudik setiap hari, libur panjang kali ini menjadi salah satu periode tersibuk bagi KAI Daop 2 Bandung sepanjang tahun 2026
