KORANMANDALA.COM – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung menyoroti banyaknya sampah botol dan material sisa perayaan yang berserakan usai konvoi kemenangan Persib Bandung pada Minggu (24/5/2026).
Di tengah euforia perayaan gelar juara, masyarakat diimbau untuk tidak memecahkan botol di jalan karena dapat membahayakan pengguna jalan dan menyulitkan proses pembersihan.
Kepala DLH Kota Bandung Darto mengatakan, petugas kebersihan langsung bergerak melakukan pembersihan sejak dini hari di sejumlah titik yang menjadi pusat keramaian massa.
“Sekitar pukul 05.30 WIB, di area Cikapayang saja ditemukan enam karung sampah botol. Ini menjadi anomali karena jumlahnya yang sangat banyak dalam satu titik,” ujar Darto.
Selain botol minuman, petugas juga menemukan sisa flare dan petasan yang berserakan di sejumlah ruas jalan protokol.
“Bekas flare saja kami dapat tiga karung besar di Cikapayang. Belum lagi sisa petasan atau mercon yang berserakan di sepanjang jalan,” katanya.
DLH mengerahkan puluhan petugas kebersihan ke enam titik utama penumpukan sampah, di antaranya kawasan Pendopo, Jembatan Layang Pasupati, Graha Persib, hingga jalur Jalan Ir. H. Djuanda menuju Gedung Sate dan Sukajadi.
Namun proses pembersihan sempat terkendala karena sebagian massa masih bertahan di lokasi hingga pagi hari.
“Ketika massa masih berkumpul, kami cukup kesulitan bergerak. Seperti di Cikapayang, pagi hari pun masih banyak yang belum bubar. Kami perkirakan massa baru akan beranjak sekitar pukul 15.00 WIB, setelah itu pembersihan baru bisa maksimal,” jelasnya.
Darto secara khusus mengingatkan masyarakat agar perayaan kemenangan tidak dilakukan dengan memecahkan botol di jalan. Menurutnya, pecahan kaca berisiko membahayakan orang lain dan membutuhkan proses pembersihan yang lebih rumit.
“Silakan merayakan kemenangan, tapi jangan memecahkan botol. Botol utuh saja sudah sulit ditangani, apalagi yang pecah karena harus dipungut satu per satu. Saya berharap euforia ini tetap diiringi kesadaran menjaga lingkungan agar Bandung tetap nyaman bagi semua,” pungkasnya.
