KORANMANDALA.COM – Perayaan kemenangan Persib usai menjuarai Super League 2025/2026 yang memadati jalanan Kota Bandung diwarnai insiden hilangnya telepon genggam milik pemain Persib Bandung, Frans Putros.
Momen hilangnya ponsel bek Persib tersebut terekam dalam video yang viral di media sosial. Dalam rekaman yang beredar, Putros terlihat tiba-tiba berhenti di tengah kerumunan setelah menyadari telepon genggamnya tidak lagi berada di tangannya.
Peristiwa itu terjadi ketika para pemain Persib turun langsung menyapa Bobotoh dalam pawai juara, Minggu (24/5/2026). Suasana perayaan yang meriah seketika berubah menjadi kepanikan singkat bagi pemain Timnas Irak tersebut.
Informasi mengenai hilangnya ponsel Putros pertama kali muncul melalui unggahan Instagram Story sejumlah pemain Persib. Salah satunya dibagikan oleh Julio Cesar yang meminta bantuan publik.
“Perhatian. Putros kehilangan handphone. Bantu untuk mencarinya,” tulis Julio Cesar dalam unggahan Instagram Story yang dikutip, Minggu (24/5/2026).
Dalam video yang beredar, Putros terlihat berjalan bersama Andrew Jung dan Uilliam Barros. Langkahnya mendadak terhenti sebelum ia terlihat menunduk dan menoleh ke sekitar lokasi untuk mencari ponselnya.
Sejumlah Bobotoh yang berada di lokasi langsung ikut membantu pencarian. Namun setelah beberapa saat telepon genggam tersebut belum juga ditemukan, hingga Putros terlihat berbalik arah untuk menyisir area yang sebelumnya dilewati.
Insiden itu juga dibenarkan oleh Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. Meski demikian, ia menegaskan secara umum pelaksanaan pawai berjalan lancar.
“Secara keseluruhan sekarang ini sebetulnya berjalan sangat lancar, tapi memang ketika pemain akan dibawa ke pendopo untuk istirahat dan titik terakhir, ya tersendat ya karena enggak ada kendaraan yang bisa tembus. Jadi terpaksa jalan,” kata Farhan, Minggu (24/5/2026).
Farhan menyebut kehilangan ponsel Putros menjadi salah satu insiden yang diketahuinya selama perayaan berlangsung.
“Putros kehilangan handphone itu insiden yang saya tahu. Yang lain beberapa, ya, rada dikoetan lah ku ibu-ibu,” ungkapnya.
Ia memastikan para pemain Persib telah kembali ke rumah masing-masing usai perayaan. Pemerintah Kota Bandung juga berharap euforia perayaan tidak berlanjut hingga malam hari karena adanya agenda kunjungan Presiden RI ke Bandung pada Senin pagi.
“Kita harapkan malam ini menjadi malam terakhir perayaan, selesai. Karena memang untuk pengamanan kami tidak bisa mengizinkan lagi, karena besok pagi jam 8 Pak Presiden akan hadir ke Kota Bandung dan kunjungan ke Sesko AD dan Kodam III/Siliwangi,” tuturnya.
