Daerah

Kirab Mahkota Binokasih Meriahkan Milangkala Tatar Sunda 2026

KORANMANDALA.COM –Perhelatan budaya Milangkala Tatar Sunda 2026 menjadi momentum penting dalam mengingat kembali kejayaan sejarah dan budaya Sunda, khususnya melalui napak tilas Kerajaan Padjajaran.

Rangkaian kegiatan diawali di Sumedang, daerah yang memiliki keterkaitan historis dengan Kasultanan Sumedang Larang. Dari wilayah tersebut, kirab budaya digelar dengan membawa Mahkota Binokasih Sanghyang Pake, simbol kebesaran raja Sunda yang sarat nilai filosofis.

Mahkota berbahan emas seberat sekitar 8 kilogram dengan ornamen batu giok itu melambangkan kepemimpinan yang mengedepankan kasih sayang kepada rakyat.

ADVERTISEMENT

Kapolres Garut Turun Langsung Amankan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda

Kirab Mahkota Binokasih di Garut dimulai pada pukul 18.30 WIB dengan titik keberangkatan dari Korem 062 Tarumanagara di Jalan Bratayuda. Sepanjang rute kirab, masyarakat tampak memadati trotoar untuk menyaksikan prosesi budaya tersebut.

Meski sempat diguyur hujan ringan, antusiasme warga tidak surut. Mereka tetap bertahan demi menyaksikan kirab yang dinilai sebagai tontonan budaya langka dan sarat makna sejarah.

Selain ingin melihat langsung Mahkota Binokasih, sebagian besar warga juga menantikan kehadiran Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang dikenal sebagai sosok yang aktif melestarikan budaya Sunda.

Salah seorang warga Kelurahan Ciwalen, NT (55), mengaku terharu dengan digelarnya kegiatan tersebut.

“Sebagai orang Sunda, saya sangat kagum dan terharu. Kehadiran Mahkota Binokasih di Garut menjadi bukti bahwa Tatar Sunda pernah memiliki masa kejayaan,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan keinginannya untuk dapat bertemu langsung dengan Dedi Mulyadi.

“Saya ingin sekali berjabat tangan dengan beliau,” tambahnya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, ketertarikan masyarakat terhadap sosok gubernur cukup dominan. Sejumlah warga yang diwawancarai menyebutkan bahwa selain menyaksikan kirab, mereka juga berharap dapat melihat langsung pemimpin Jawa Barat tersebut.

Milangkala Tatar Sunda 2026 tidak hanya menjadi ajang perayaan budaya, tetapi juga memperkuat hubungan emosional antara masyarakat dengan sejarah serta pemimpin daerahnya.

KoranMandala.com

Published by

Recent Posts

Pembakaran Water Barier dan Vandalisme Tugu Simpang Lima Warnai Aksi di Bandung

KORAN MANDALA – Aksi unjuk rasa memperingati dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil…

10 jam ago

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Warga Pertanyakan Prioritas Anggaran Negara

KORAN MANDALA – Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka…

10 jam ago

Viral Pukul Spion Mobil Rabbani, Pria di Cihampelas Jadi Tersangka

KORAN MANDALA – Aksi premanisme dan pemerasan yang sempat meresahkan pengguna jalan serta viral di…

12 jam ago

“Belum Ada Capaian Bermakna”, Kritik Massa Bandung untuk Prabowo-Gibran

KORAN MANDALA – Ratusan massa dari berbagai elemen mahasiswa, komunitas, dan warga menggelar aksi evaluasi…

12 jam ago

Mahasiswa Unpas Beri Rapor Merah Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran

KORAN MANDALA –  Mahasiswa Universitas Pasundan (Unpas) memberikan rapor merah terhadap dua tahun kepemimpinan Presiden…

13 jam ago

TKW Purwakarta Meninggal di Qatar, Kisah Heroiknya Belum Terungkap

KORAN MANDALA –Kabar duka datang dari Qatar. Rasem binti Salim, pekerja migran asal Kampung Cibendasari,…

15 jam ago