ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM – Buruh di Kota Bandung mengecam keras aksi anarkis yang terjadi di kawasan Cikapayang, Kota Bandung, saat peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day pada Jumat (1/5/2026). Tindakan tersebut dinilai dapat mencederai makna perjuangan buruh yang pada saat bersamaan tengah memperingati momentum tersebut secara damai.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (DPC KSPSI) Kota Bandung, Ujang Sopandi, menegaskan aksi perusakan dan kerusuhan yang terjadi sama sekali tidak merepresentasikan gerakan buruh.
Ia menegaskan pada momentum tersebut, buruh sedang merayakan May Day, termasuk yang mengikuti agenda bersama Presiden RI Prabowo Subianto di Jakarta.
ADVERTISEMENT
Fokus Dorong Kolaborasi, DPRD Bandung Nilai Pariwisata Harus Bergerak Merata
“KSPSI Kota Bandung mengutuk keras tindakan anarkis di Kota Bandung, yang dilakukan pihak pihak yang tidak jelas, di saat buruh akan merayakan May Day bersama Presiden RI di Jakarta,” ujar Ujang melalui pesan singkat kepada Koranmandala.com, Senin (4/5/2026).
Kericuhan di kawasan Cikapayang sendiri terjadi pada Jumat malam dan berujung pada perusakan sejumlah fasilitas publik. Sejumlah titik dilaporkan mengalami kerusakan, termasuk pos polisi, videotron, hingga infrastruktur lalu lintas. Kepolisian telah bergerak cepat mengamankan sejumlah tersangka pelaku yang belakangan teridentifikasi merupakan pelajar.
Ujang menilai tindakan anarkis tersebut berpotensi merusak citra perjuangan buruh yang selama ini disuarakan melalui jalur damai dan konstitusional. Ia menegaskan bahwa aksi-aksi kekerasan dalam bentuk apa pun tidak sejalan dengan nilai yang diperjuangkan serikat pekerja.
“Tindakan tersebut dapat menodai perjuangan buruh karena dilakukan saat buruh merayakan May Day 2026,” katanya.
Ia juga mendorong aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas pelaku kerusuhan agar kejadian serupa tidak kembali terulang. Menurutnya, penindakan yang tegas diperlukan untuk menjaga ketertiban sekaligus memastikan ruang publik tetap aman bagi masyarakat.
“Agar tidak terjadi lagi dan lagi, diharapkan pihak yang berwajib mengusut tuntas dan menindak keras tindakan-tindakan kerusuhan, anarkis, dan tindakan kriminal apapun dalihnya,” ucapnya.
KSPSI Kota Bandung menegaskan komitmennya dalam menjaga kondusivitas wilayah serta mendukung terciptanya suasana kota yang aman bagi seluruh warga. Serikat pekerja di Kota Bandung, kata Ujang, memiliki kepentingan untuk memastikan kota tetap menjadi ruang yang nyaman bagi aktivitas masyarakat.
“Kami serikat pekerja atau buruh di Kota Bandung sangat mencintai Kota Bandung dan menjaganya agar tetap jadi kota tenang, nyaman dan kondusif,” tegasnya.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






