Daerah

Ratusan Massa Ikuti Aksi Hari Buruh di Jatinangor, Bawa Puluhan Tuntutan

KORANMANDALA.COM – Massa yang tergabung dalam Aliansi Jatinangor Bergerak menggelar aksi peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di kawasan Jatinangor, Sumedang, pada Jumat (1/5/2026).

Berdasarkan pantauan Koranmandala.com, sekitar pukul 14.45 WIB puluhan hingga ratusan massa yang didominasi mahasiswa, bergerak dari Tugu Makalangan Universitas Padjadjaran (Unpad) mengitari Jl. Raya Jatinangor menuju kawasan Pangkalan Damri.

Sembari berjalan, massa aksi membentangkan spanduk dan pamflet berisi aspirasi terkait isu buruh dan ketenagakerjaan, diiringi teriakan-teriakan yang dipandu orator dari mobil bak terbuka.

ADVERTISEMENT

BEM Kema Unpad, sebagai inisiator menyatakan bahwa aksi ini diselenggarakan sebagai bentuk solidaritas terhadap buruh serta penyampaian aspirasi terkait isu ketenagakerjaan di Indonesia.

“Aksi ini merupakan bentuk solidaritas
sekaligus upaya penyampaian aspirasi
terkait kondisi ketenagakerjaan serta
pemenuhan hak-hak buruh di Indonesia
saat ini,” kata Ketua BEM Kema Unpad, Vincent Thomas dalam keterangannya, dikutip Jumat (1/5/2026).

Dalam aksi ini, mereka menyampaikan puluhan tuntutan yang ditujukan bagi berbagai pihak mulai dari pemerintah hingga pihak kampus. Fokus tuntutan terletak pada isu-isu yang kini tengah mencuat di kalangan buruh seperti UU Cipta Kerja, outsourcing, dan PHK.

“Untuk tuntutan kita ada menuntut pihak pemerintah, swasta, dan juga kepada pihak kampus di Sumedang dan seluruh Indonesia, dengan fokus pada isu yang menyangkut buruh dan ketenagakerjaan,” kata staff BEM Kema Unpad, Melisa Indah, saat ditemui di lokasi.

Berdasarkan selebaran yang diterima, tuntutan tersebut diakui berangkat dari kondisi objektif yang dialami buruh dan masyarakat Jatinangor. Mereka di antaranya menuntut pemerintah untuk mencabut UU Cipta Kerja, menegakkan upah minimum, hingga menindak tegas PHK sepihak.

Sementara kepada pihak swasta, mereka menyatakan sejumlah tuntutan seperti penghentian praktik eksploitasi pekerja, PHK massal, serta menuntut pihak swasta untuk memenuhi hak-hak maternitas buruh perempuan.

Mereka juga menyampaikan tuntutan kepada institusi perguruan tinggi yang di antaranya berisi agar pihak kampus kembali menegakkan independensi, serta menghentikan praktik-praktik bernuansa neoliberalisasi, komersialisasi, dan komodifikasi pendidikan.

Setelah melakukan long march, aksi dipusatkan di sekitar Pangkalan Damri (Pangdam) Unpad dengan agenda mimbar bebas serta pertunjukan seni. Menurut Melisa, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan publik serta tim dan komunitas-komunitas di kawasan Jatinangor untuk menggelar aksi di titik ini.

Di sekitar titik aksi, tampak sejumlah petugas dari kepolisian juga berjaga dan mengatur arus lalu lintas. Aksi ini membuat Jl. Raya Cirebon-Bandung ditutup sementara pada satu lajur yang menimbulkan sedikit kepadatan.

Namun, sejauh ini situasi berlangsung kondusif dan massa aksi menyampaikan aspirasi secara teratur.

Published by

Recent Posts

Bed RSUD Garut Baru 1.183, Kebutuhan Ideal 2.900

KORAN MANDALA – Kapasitas pelayanan rumah sakit di Kabupaten Garut masih menghadapi tantangan besar. Dengan jumlah…

2 jam ago

Area Bermain Keropos dan Wastafel Kering, Fasilitas Taman Cempaka Dikeluhkan pengunjung

KORAN MANDALA – Sejumlah fasilitas di Taman Cempaka atau Taman Fotografi, Jalan Taman Cempaka, Kelurahan…

3 jam ago

Hendak ke Masjid, Motor Warga Malangbong Raib Dicuri

KORAN MANDALA –Niat berangkat ke masjid pada Minggu dini hari (18/10/2026) justru membuat seorang warga…

4 jam ago

Kabar Gembira Persib! Notsuda Kirim Sinyal Comeback

KORAN MANDALA – Persib Bandung mulai mendapat angin segar terkait kondisi gelandang asingnya, Gakuto Notsuda. Setelah…

5 jam ago

Berdiri Sejak 1881, Ponpes Sukamiskin Jadi Saksi Panjang Sejarah Santri di Kota Bandung

KORAN MANDALA –Pondok Pesantren Sukamiskin di Jalan A.H. Nasution Nomor 128, Kota Bandung, menyimpan perjalanan…

6 jam ago

Polresta Batang Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Kekerasan terhadap Rombongan Persib U-18

KORAN MANDALA – Penanganan kasus kekerasan, perusakan bus, dan pencurian yang menimpa rombongan Persib U-18 di…

7 jam ago