KORANMANDALA.COM –Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati (UIN SGD) Bandung meraih peringkat 801+ dalam pemeringkatan Times Higher Education World University Rankings (THE WUR) Asia 2026. Posisi ini sekaligus menjadi yang teratas di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di Indonesia.
Rektor UIN Bandung, Rosihon Anwar, mengatakan capaian tersebut merupakan buah dari kerja kolektif sivitas akademika dan mitra kampus dalam membangun kualitas akademik.
“Ini adalah buah dari ikhtiar kolektif seluruh dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, dan para mitra yang terus mendukung kemajuan kampus,” ujar Rosihon melalui keterangan resmi, Jumat (24/4/2026).
Polisi Selidiki Penemuan Jasad Bayi Laki-laki di Summarecon Bandung
Prestasi ini, lanjut dia, menjadi motivasi bagi kampus untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan, memperkuat publikasi ilmiah, memperluas kerja sama internasional, serta menciptakan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Ia menambahkan UIN Bandung juga terus mendorong penguatan kelembagaan melalui sejumlah program, seperti pengembangan smart library, peningkatan akreditasi internasional, sertifikasi mutu, hingga penguatan tata kelola berbasis digital.
Senada, Wakil Rektor I Bidang Akademik UIN Bandung, Dadan Rusmana, mengatakan capaian ini menjadi dorongan bagi kampus untuk meningkatkan kualitas tridharma perguruan tinggi. Menurut Dadan, pihaknya terus berupaya menjadikan UIN Bandung unggul secara nasional dan diakui secara global dengan sinergi bersama seluruh sivitas akademika.
“Kita ingin menunjukkan bahwa PTKIN memiliki kapasitas bersaing di tingkat global dengan tetap berakar pada nilai-nilai keislaman, keilmuan, dan keindonesiaan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Pusat Akreditasi Internasional Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Bandung, Elis Ratna Wulan, menilai capaian ini menunjukkan integrasi keilmuan yang dikembangkan kampus telah memenuhi standar pengakuan global.
“Menjadi nomor satu di lingkungan PTKIN menunjukkan bahwa UIN Sunan Gunung Djati Bandung telah mampu berbicara banyak dalam kancah persaingan perguruan tinggi umum di level Asia. Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas komitmen seluruh pimpinan yang menempatkan internasionalisasi sebagai prioritas strategis,” imbuhnya.
Ia menjelaskan, penilaian THE-WUR mencakup sejumlah indikator, seperti Teaching, Research Environment, Research Quality, Industry Outlets, dan International Outlook. Elis mengatakan capaian yang diraih juga tidak terlepas dari kerja kolektif tim pemeringkatan kampus.
“Pencapaian ini adalah buah dari ketekunan kolektif kita,” pungkasnya.
