ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM –Pimpinan DPRD Kota Bandung, Dr. H. Edwin Senjaya, S.E., M.M., mengapresiasi pelaksanaan kegiatan posyandu yang berlangsung di wilayah Kelurahan Manjahlega, Kecamatan Rancasari. Kegiatan tersebut dinilai berjalan baik serta mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.
Pria yang akrab disapa Kang Haji Edwin itu menyebut, posyandu tidak hanya memberikan dampak positif terhadap kesehatan warga, tetapi juga memperkuat hubungan sosial di lingkungan masyarakat.
“Pelaksanaan kegiatan sangat baik, animo warga juga luar biasa. Mudah-mudahan kegiatan ini terus dilakukan karena manfaatnya jelas dirasakan oleh masyarakat,” ujar Edwin saat menghadiri Monitoring Kegiatan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) Merkuri dan Cek Kesehatan Gratis di Balai RW 04 Kelurahan Manjahlega, Rabu, 15 April 2026.
ADVERTISEMENT
Trotoar Rusak Akibat Parkir Liar, Dishub Bandung Baru Bergerak Saat Infrastruktur Ambruk
Dalam kesempatan tersebut, Edwin juga menyoroti peran kader posyandu yang kini mengemban tanggung jawab lebih besar, terutama dengan diterapkannya enam SPM. Ia menilai, tugas tersebut tidak ringan, terlebih dengan kondisi insentif yang dinilai belum sepenuhnya memadai.
“Dengan tanggung jawab yang semakin besar, tentu ini bukan hal mudah. Namun apa yang dilakukan para kader posyandu sangat bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Ia pun memberikan motivasi kepada para kader untuk terus menjalankan tugas dengan semangat pengabdian. Menurutnya, setiap upaya yang dilakukan untuk kepentingan masyarakat akan memberikan dampak positif yang luas.
Selain itu, Edwin mengaku memiliki kedekatan emosional dengan wilayah tersebut. Ia mengenang masa kecilnya yang pernah tinggal di kawasan Margahayu Raya hingga lulus SMA.
“Wilayah ini bukan hal baru bagi saya. Dulu saya tinggal di sini sampai lulus SMA. Senang sekali bisa kembali dan bertemu dengan warga,” ucapnya.
Edwin berharap, kegiatan posyandu tidak hanya menjadi sarana pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi serta komunikasi antara masyarakat dan para pemangku kebijakan.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






