Sebuah atap seng tiba-tiba jatuh di permukiman warga di Gang Abah Dawi, Jl Sudirman, Rt 04 RW 07 Kelurahan Cibuntu
KORANMANDALA.COM – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda kawasan Cibiuntu pada siang hari menyisakan kejadian tak biasa. Sebuah atap seng tiba-tiba jatuh di permukiman warga di Gang Abah Dawi, Jl Sudirman, Rt 04 RW 07 Kelurahan Cibuntu
Pantauan Koran Mandala sekitar pukul 17.34 WIB menunjukkan atap seng yang masuk ke permukiman warga masih tergeletak di lokasi kejadian, sementara belum terlihat adanya penanganan dari dinas terkait
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.00 WIB itu membuat warga sekitar terkejut. Tidak ada tanda-tanda kerusakan bangunan di sekitar lokasi, sehingga asal muasal seng tersebut masih menjadi misteri.
Rudi (32), salah satu warga yang berada di lokasi, mengaku tidak mengetahui dari mana seng itu berasal.
“Saya juga enggak tahu datangnya dari mana, arahnya dari mana. Tiba-tiba pas hujan besar langsung jatuh saja,” ujarnya. Saat diwawancarai Jumat 3/4/2026
Ia menambahkan, kondisi di sekitar lokasi juga tidak menunjukkan adanya bangunan rusak yang bisa menjadi sumber seng tersebut.
“Kalau dilihat dari sekitar, dari pohon juga, enggak ada tanda-tanda kerusakan. Kayak langsung datang dari atas,” katanya.
Sementara itu, warga lain, Hamidan (24), menuturkan bahwa sebelum kejadian sempat terjadi hujan deras yang disertai angin kencang, bahkan hujan es.
“Awalnya hujan deras, anginnya juga besar. Bahkan sempat hujan es. Saya lihat pohon sampai kebawa angin, jadi sudah khawatir juga,” ungkapnya.
Tak lama setelah itu, terdengar suara keras yang mengejutkan warga.
“Tiba-tiba ada suara gemuruh. Pas dilihat ternyata seng sudah jatuh ke bawah,” jelasnya.
Menurut dugaan sementara warga, seng tersebut kemungkinan berasal dari bangunan di sekitar lokasi yang atapnya terlepas akibat terpaan angin.
“Katanya di sebelah ada toko baru, kemungkinan atap belakangnya hilang dan kebawa angin ke sini,” tambah Hamidan.
Hingga saat ini, belum ada petugas dari dinas terkait yang datang ke lokasi untuk memastikan asal-usul seng tersebut maupun melakukan penanganan lebih lanjut.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi warga untuk tetap waspada terhadap potensi bahaya saat cuaca ekstrem, terutama angin kencang yang dapat menerbangkan benda-benda dari tempat yang tidak terduga.