ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, bergerak mencari terobosan pembiayaan pembangunan dengan mengunjungi PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) di Jakarta, Rabu (1/4/2026). Langkah ini dilakukan untuk menjajaki penerapan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) guna mempercepat pembangunan infrastruktur di Kabupaten Garut.
Kunjungan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan sinyal bahwa Pemkab Garut mulai membuka diri terhadap skema pembiayaan alternatif di tengah keterbatasan anggaran daerah. Rombongan Bupati diterima langsung oleh jajaran direksi PT PII, termasuk Deputi Direktur Bidang I, Tanti Hidayati.
Dalam pertemuan itu, Syakur menegaskan bahwa kebutuhan infrastruktur di Garut tidak bisa lagi bergantung sepenuhnya pada APBD. Menurutnya, diperlukan skema kolaboratif yang mampu mendorong percepatan pembangunan secara signifikan.
ADVERTISEMENT
Sampaikan LKPJ 2025, Bupati Garut Klaim IPM Naik ke Kategori Tinggi, Kemiskinan Turun Tipis
“Kami membahas peluang-peluang kerja sama dengan PT PII, terutama dalam pembiayaan proyek infrastruktur agar pembangunan di Garut bisa lebih akseleratif,” ujarnya.
Fokus utama penjajakan kerja sama ini mengarah pada proyek-proyek strategis yang berdampak langsung terhadap konektivitas wilayah dan pertumbuhan ekonomi. Infrastruktur dinilai menjadi kunci untuk membuka akses, menarik investasi, sekaligus meningkatkan daya saing daerah.
Namun, langkah ini juga menjadi ujian bagi keseriusan Pemkab Garut dalam menyiapkan proyek yang matang dan layak secara finansial. Skema KPBU menuntut perencanaan yang detail, kepastian regulasi, serta jaminan keberlanjutan proyek agar menarik minat investor.
Syakur berharap dukungan PT PII dapat mempercepat realisasi proyek-proyek tersebut. Ia menilai kehadiran lembaga penjamin seperti PT PII penting untuk memberikan kepastian hukum dan mitigasi risiko bagi pihak swasta.
“Semoga kerja sama ini bisa segera direalisasikan dan memberikan dampak nyata bagi pembangunan di Garut,” katanya.
Sementara itu, Deputi Direktur PT PII, Tanti Hidayati, menyambut positif langkah proaktif Pemkab Garut. Ia menegaskan kesiapan pihaknya untuk mendampingi dan menindaklanjuti potensi kerja sama yang telah dibahas.
“Kami siap mendukung pengembangan infrastruktur di Kabupaten Garut. Setelah ini akan kami tindak lanjuti bersama agar bisa segera direalisasikan,” ujarnya.
Sebagai BUMN di bawah Kementerian Keuangan, PT PII memiliki peran strategis dalam memberikan penjaminan terhadap proyek infrastruktur melalui skema KPBU. Skema ini diharapkan mampu mendorong percepatan pembangunan tanpa sepenuhnya membebani anggaran pemerintah daerah.
Meski demikian, keberhasilan kerja sama ini tidak hanya ditentukan oleh dukungan pusat, tetapi juga kesiapan Pemkab Garut dalam menyiapkan proyek yang transparan, akuntabel, dan bebas dari risiko non-teknis. Tanpa itu, akselerasi pembangunan yang diharapkan berpotensi kembali terhambat di tahap implementasi.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






