BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Jawa Barat Sepekan ke Depan(Pexels/@Lucas Pezeta)
KORANMANDALA.COM – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengingatkan seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi di wilayah Kota Bandung.
Peringatan tersebut disampaikan Farhan saat Apel Mulai Bekerja di Plaza Balai Kota Bandung, Senin (30/3/2026), menyusul sejumlah kejadian cuaca ekstrem yang terjadi selama masa libur Idulfitri.
Farhan mengungkapkan, dalam periode libur Lebaran, Kota Bandung telah mengalami sedikitnya dua kali kejadian cuaca ekstrem yang mengakibatkan pohon tumbang serta kerusakan fasilitas umum.
Bojan Hodak Waspadai Faktor Cuaca Jelang Laga Kontra Ratchaburi FC
“Kita akan melakukan mitigasi-mitigasi yang serius,” ujar Farhan.
Ia menegaskan, kondisi tersebut menjadi alarm bagi seluruh pihak untuk tidak lengah, mengingat cuaca ekstrem dapat terjadi secara tiba-tiba dan berpotensi menimbulkan dampak yang lebih luas.
Untuk itu, Farhan meminta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) seperti BPBD, Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana, Satpol PP, serta dinas terkait lainnya agar meningkatkan kesiapan dalam menghadapi potensi bencana.
Tak hanya itu, peran kewilayahan juga dinilai krusial dalam melakukan deteksi dini dan respons cepat terhadap potensi kejadian di lapangan.
“Wilayah harus aktif mengantisipasi potensi bencana yang bisa terjadi secara tiba-tiba,” katanya.
Sebagai bagian dari upaya mitigasi, Farhan juga mengumumkan reaktivasi program Siskamling Siaga Bencana yang akan kembali digelar mulai 6 April 2026. Program tersebut akan difokuskan pada wilayah kelurahan yang belum terjangkau.
Ia menyebutkan, masih terdapat sekitar 65 hingga 66 kelurahan yang belum dikunjungi dalam rangka penguatan kesiapsiagaan bencana.
Melalui program tersebut, Farhan berharap kesiapan masyarakat dalam menghadapi bencana dapat meningkat, sekaligus memperkuat koordinasi antara pemerintah dan warga di tingkat lokal.
Di akhir arahannya, Farhan juga mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk memperkuat komitmen dalam membangun Kota Bandung yang unggul, amanah, serta tangguh menghadapi berbagai tantangan, termasuk ancaman cuaca ekstrem.