KORANMANDALA.COM – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi potensi kemacetan selama masa Angkutan Lebaran 2026. Salah satunya dengan menempatkan petugas di 36 titik pengaturan lalu lintas di berbagai lokasi strategis.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Rasdian Setiadi, mengatakan potensi kepadatan diperkirakan terjadi di ruas jalan utama serta jalur menuju kawasan wisata.
“Potensi kemacetan kami antisipasi, terutama sebelum hari H, saat hari H, dan setelah Lebaran. Mobilitas masyarakat biasanya meningkat signifikan pada periode tersebut,” ujar Rasdian, Jumat (13/3/2026).
Anggota DPRD Kota Bandung Soroti Kasus Bunuh Diri di Pasupati, Tekankan Pendekatan Komprehensif
Menurutnya, petugas telah disiagakan di sejumlah simpang untuk mengurai kepadatan arus kendaraan, baik saat arus mudik maupun arus balik.
Selain itu, pengawasan difokuskan pada jalur wisata yang kerap dipadati pengunjung, khususnya kawasan Bandung Utara seperti Dago, Ledeng, dan Lembang. Sementara di Bandung Selatan, jalur menuju Ciwidey juga menjadi perhatian.
Untuk mendukung kelancaran lalu lintas, Dishub menerapkan sistem kerja dua sif bagi petugas, yakni pagi hingga siang dan siang hingga malam hari.
Dishub juga mengoptimalkan pemantauan melalui sistem Area Traffic Control System (ATCS) yang tersebar di sejumlah titik. Sistem ini memungkinkan pemantauan kondisi lalu lintas secara real time sehingga petugas dapat segera melakukan penanganan jika terjadi kepadatan.
Selain itu, tim Unit Reaksi Cepat (URC) turut disiagakan guna membantu mengurai kemacetan dan menangani gangguan lalu lintas di lapangan.
Pengawasan juga diperketat di sejumlah titik rawan kepadatan, terutama di ruas flyover seperti Flyover Pasupati, Flyover Antapani, Flyover Kiaracondong, Flyover Nurtanio, dan Flyover Gatot Subroto.
Rasdian menambahkan, peningkatan jumlah wisatawan yang datang ke Kota Bandung selama libur Lebaran juga menjadi faktor yang perlu diantisipasi. Berdasarkan proyeksi, jumlah kunjungan diperkirakan mencapai 400.000 hingga 420.000 orang.
Karena itu, masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan baik serta mematuhi arahan petugas di lapangan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tertib berlalu lintas dan mengikuti arahan petugas agar perjalanan selama libur Lebaran tetap aman dan nyaman,” pungkasnya.
