ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM – Komunitas cosplay Jurig Bandung angkat bicara terkait kasus dugaan tindakan asusila oleh oknum yang sempat viral di kawasan Jalan Asia Afrika. Mereka menegaskan komitmen untuk menjaga citra komunitas sekaligus memastikan kenyamanan wisatawan, khususnya menjelang libur Lebaran.
Salah satu anggota komunitas, Frangkie yang dikenal dengan karakter “hantu beranak”, menegaskan bahwa peristiwa tersebut tidak mencerminkan keseluruhan komunitas.
“Oknum yang tidak bertanggung jawab itu merusak citra kami. Padahal kami di sini ingin menghibur dan memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi pengunjung,” ujar Frangkie saat ditemui, Kamis (19/3/2026).
ADVERTISEMENT
DLH Kota Bandung Terjunkan 211 Petugas Kebersihan Saat Lebaran 1447 H
Ia menjelaskan, pascakejadian tersebut, komunitas cosplay telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Bandung dan berkomitmen untuk mematuhi aturan yang berlaku di ruang publik.
“Kami sepakat mengikuti aturan dari pemerintah. Yang penting sekarang kita jaga bersama agar kejadian serupa tidak terulang,” katanya.
Menjelang Hari Raya Idulfitri, Frangkie menyebut pihaknya siap menyambut lonjakan wisatawan yang diprediksi meningkat signifikan, terutama pada awal masa libur Lebaran.
“Biasanya saat Lebaran pengunjung membludak, terutama di hari-hari awal. Kami siap menyambut dan menghibur wisatawan yang datang,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu berkunjung ke kawasan Jalan Asia Afrika. Menurutnya, banyak komunitas yang hadir untuk memberikan hiburan secara positif.
“Pengunjung tidak perlu takut datang ke sini. Kalau menemukan hal yang tidak sesuai, bisa langsung dilaporkan,” tegasnya.
Sementara itu, Pemerintah Kota Bandung sebelumnya telah memperketat pengawasan terhadap aktivitas komunitas cosplay di kawasan tersebut menyusul adanya laporan dugaan tindakan asusila oleh oknum, pada 10 Maret 2026.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, Adi Junjunan Mustafa, menegaskan bahwa laporan dari masyarakat menjadi perhatian serius pemerintah agar aktivitas hiburan jalanan tetap tertib.
“Kegiatan cosplay di kawasan Asia Afrika harus tetap menjaga reputasi dan keamanan yang selama ini dijaga Kota Bandung,” ujar Adi.
Dengan adanya komitmen dari komunitas serta pengawasan pemerintah, kawasan Jalan Asia Afrika diharapkan tetap menjadi destinasi wisata unggulan yang aman, nyaman, dan memberikan kesan positif bagi para pengunjung, khususnya pada momentum libur Lebaran.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






