ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM – Akuatik Indonesia Kabupaten Garut menggelar kegiatan buka puasa bersama sekaligus koordinasi dengan klub renang dan para atlet di Kabupaten Garut. Kegiatan tersebut berlangsung di Pujasega Bale Tingtrim, Jalan Oto Iskandardinata, Kecamatan Tarogong Kidul, Kamis (11/3/2026).
Acara ini dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Garut Asep Mulyana, Ketua KONI Kabupaten Garut Subhan Romansyah, jajaran pengurus Akuatik Garut, perwakilan klub renang, serta para atlet.
Ketua Akuatik Garut, Agus Ismail yang akrab disapa Agis, mengatakan pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga membahas perkembangan organisasi dan pembinaan atlet renang di Kabupaten Garut.
ADVERTISEMENT
Polres Garut Amankan Pelaku Penganiayaan yang Tewaskan Remaja di Cisurupan
“Selain buka bersama dengan klub renang, atlet, dan pengurus, agenda hari ini juga mencakup pengesahan klub baru yang bergabung di Akuatik Garut,” kata Agis.
Ia menjelaskan, jumlah klub renang yang tergabung dalam Akuatik Garut mengalami peningkatan signifikan.
“Sebelumnya tercatat ada 9 klub renang, sekarang bertambah menjadi 21 klub yang resmi terdaftar,” ujarnya.
Selain pengesahan klub baru, pertemuan tersebut juga dimanfaatkan untuk membahas persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi Jawa Barat 2026 (Porprov) serta memaparkan sejumlah agenda kegiatan Akuatik Garut sepanjang tahun 2026.
Agis menambahkan, pada akhir tahun 2025 pihaknya juga telah melaksanakan pelatihan pelatih renang berlisensi D tingkat kabupaten. Program peningkatan kompetensi pelatih tersebut rencananya akan berlanjut pada 2027 dengan peningkatan lisensi C tingkat provinsi.
Kepala Dispora Garut, Asep Mulyana, menyampaikan bahwa pihaknya terus mendorong kolaborasi dengan berbagai cabang olahraga untuk meningkatkan prestasi olahraga di daerah.
“Pertemuan ini selain mempererat silaturahmi juga menjadi momentum bagi kami untuk menjembatani komunikasi dengan cabang olahraga, termasuk Akuatik Garut, dalam merancang peningkatan prestasi olahraga di Kabupaten Garut,” ujar Asep.
Ia menambahkan, dengan bertambahnya jumlah klub renang yang mencapai 21 klub, pihaknya akan segera melakukan koordinasi lebih lanjut terkait kesiapan menghadapi Porprov 2026.
“Untuk persiapan Porprov nanti kami akan melakukan rapat dan komunikasi dengan para pengurus klub yang berada di bawah Akuatik Garut, termasuk dalam hal pembinaan atlet,” katanya.
Sementara itu, Ketua KONI Garut, Subhan Romansyah, menilai pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi dalam pembinaan atlet renang.
Menurutnya, Garut memiliki potensi besar dalam cabang olahraga renang, baik dari sisi fasilitas maupun jumlah atlet.
“Untuk kesiapan menghadapi Porprov, insya Allah kami sudah siap. Pengalaman kita di berbagai ajang, baik tingkat kabupaten maupun provinsi, cukup baik,” kata Subhan.
Ia mencontohkan penyelenggaraan ajang Jabar Series yang sebelumnya digelar di Garut dengan jumlah peserta mencapai lebih dari dua ribu atlet dari berbagai daerah.
“Antusiasme dari kabupaten dan kota lain sangat besar. Selain meningkatkan prestasi olahraga, kegiatan itu juga berdampak pada perputaran ekonomi di Kabupaten Garut,” jelasnya.
Subhan juga mengungkapkan bahwa pelaksanaan cabang olahraga renang pada Porprov 2026 awalnya dijadwalkan berlangsung di Bekasi. Namun, tidak menutup kemungkinan lokasi pertandingan dipindahkan ke Garut jika fasilitas di Bekasi belum siap.
“Jadwal awal memang di Bekasi, tetapi ada kemungkinan dilaksanakan di Garut jika sarana di sana belum siap sepenuhnya,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan silaturahmi dan koordinasi tersebut dapat semakin memperkuat pembinaan atlet serta memaksimalkan pemanfaatan fasilitas olahraga renang yang ada di Garut.
“Harapan kami, dengan sarana yang sudah dimiliki Garut saat ini, pembinaan atlet bisa berjalan lebih maksimal dan dimanfaatkan dengan baik oleh klub maupun atlet,” pungkasnya.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






