KORANMANDALA.COM – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Garut tengah mempersiapkan keberangkatan jemaah calon haji untuk musim haji tahun 2026 atau 1447 Hijriah. Persiapan tersebut dilakukan meski situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah saat ini masih diliputi konflik.
Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Garut, H. Indra Azwar Mawardi, mengatakan jumlah calon jemaah haji asal Garut yang akan diberangkatkan pada tahun 2026 tercatat sebanyak 172 orang.
“Untuk jemaah haji tahun 2026 asal Garut, alhamdulillah yang akan diberangkatkan sebanyak 172 orang. Jumlah itu berasal dari kategori waiting list, ditambah jemaah lansia serta cadangan,” ujar Indra.
Polres Garut Bongkar Peredaran Sabu yang Dikendalikan Warga Binaan Lapas
Ia menjelaskan, keberangkatan calon jemaah haji asal Kabupaten Garut dijadwalkan pada 7 Mei 2026 dan akan masuk dalam gelombang kedua pemberangkatan haji Indonesia.
“Totalnya 172 orang. Calon jemaah haji asal Kabupaten Garut akan diberangkatkan pada gelombang kedua, yakni tanggal 7 Mei 2026 melalui Bandara Internasional Kertajati di Kabupaten Majalengka,” kata Indra.
Menurutnya, pada kloter tersebut jemaah asal Kabupaten Garut akan bergabung dengan jemaah dari Kota Bandung dan Kota Cimahi.
Di tengah situasi konflik yang masih terjadi di kawasan Timur Tengah, Indra berharap kondisi keamanan di wilayah tersebut dapat segera membaik sebelum masa keberangkatan haji.
“Ya mudah-mudahan pada bulan Mei nanti, sekitar dua bulan lagi, konflik yang melibatkan Iran, Israel, atau Amerika Serikat bisa mereda sehingga jemaah dapat berangkat melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci,” ungkapnya.
Sebelumnya, Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak, juga berharap eskalasi konflik di Timur Tengah dapat segera berakhir agar penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 berjalan lancar.
Indra pun berharap seluruh rangkaian penyelenggaraan ibadah haji tahun ini dapat berlangsung dengan baik, sehingga para jemaah dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.
“Semoga penyelenggaraan haji tahun 2026 atau 1447 Hijriah bisa berjalan dengan baik, aman, dan nyaman bagi seluruh jemaah yang akan berangkat,” pungkasnya.
