ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM – Baznas Garut memperingati Milad ke-25 peringatan ini berlangsung di Aula BAZNAS jalan Pramuka Pakuwon Garut,pada Rabu (20/01)2026)
Pada Milad ini BAZNAS Kabupaten Garut menegaskan komitmen lembaga tersebut untuk terus meningkatkan profesionalitas, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan zakat guna mendukung kesejahteraan masyarakat Kabupaten Garut.
Ketua BAZNAS Kabupaten Garut, Abdullah Efendi, menyampaikan bahwa tantangan utama yang dihadapi saat ini adalah kebiasaan sebagian muzakki yang masih menyalurkan zakat secara langsung kepada mustahik atau melalui lembaga lain.
ADVERTISEMENT
‎Pemberdayaan UMKM dan Kelompok Masyarakat Jadi Supplier Program MBG di Garut
‎”Kami akan menggandeng MUI untuk menyadarkan bahwa zakat itu lebih baik diserahkan kepada badan amalan terutama ke BAZNAS. Karena lebih efektif dan efisien dalam pengelolaan zakatnya dan itu bisa membantu pemerintah dalam penanggulangan kemiskinan,” jelas Abdullah.
Pada Milad ini BAZNAS juga menyampaikan Program Garut Sehat dilaksanakan melalui penyerahan bantuan alat kesehatan dan jaminan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Pemerintah Kabupaten Garut bersama BAZNAS menyerahkan sembilan unit kaki palsu, dua unit kursi roda, serta aktivasi BPJS Kesehatan bagi 22 orang.
‎Bupati Garut menyampaikan apresiasi atas peran strategis BAZNAS dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Garut, khususnya dalam penanganan kondisi darurat dan kebencanaan melalui bantuan yang bersifat cepat dan tepat.
‎”Ketika ada bencana dan kita belum menyiapkan dana, segera BAZNAS sanggup. Dalam beberapa kasus, BAZNAS itu ebih responsif karena mereka lebih fleksibel,” ujar Syakur.
‎Apresiasi juga disampaikan terhadap profesionalitas pengelolaan dana yang dilakukan BAZNAS Kabupaten Garut hingga mampu meraih berbagai penghargaan. Capaian tersebut dinilai mencerminkan kesungguhan BAZNAS dalam menjaga amanah umat.
‎Bupati Garut mengingatkan bahwa zakat merupakan kewajiban. Mekanisme penyalurannya diserahkan kepada masing-masing individu, namun BAZNAS diharapkan memperoleh perhatian yang lebih besar sebagai lembaga resmi yang dibentuk pemerintah.
‎”Tapi kami juga mengimbau, karena baznas adalah lembaga formal yang dibentuk pemerintah. Sehingga menurut saya perlu mendapatkan atensi yang lebih besar,” pungkas Syakur.*
‎
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






