ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM – Ramainya pengunjung Alun-alun Bandung selama masa liburan membawa dampak positif bagi para pedagang kecil. Keramaian wisatawan yang datang silih berganti menjadi sumber penghidupan bagi penjual asongan, salah satunya Kusnadi, warga asal Cianjur yang telah lebih dari satu dekade menggantungkan hidup di kawasan pusat kota Bandung tersebut.
Kusnadi mengungkapkan, pada hari-hari biasa ia mampu menjual sekitar tiga hingga empat dus dagangan dengan omzet berkisar Rp250 ribu per hari. Namun, suasana berubah drastis ketika memasuki masa liburan. Lonjakan pengunjung membuat penjualannya meningkat hampir dua kali lipat.
“Kalau hari biasa paling tiga sampai empat dus. Tapi kalau liburan bisa enam dus, omzetnya sekitar Rp400 ribu,” kata Kusnadi saat ditemui di sela-sela aktivitasnya berjualan, Kamis (25/12/2025).
ADVERTISEMENT
Liburan Penuh Nostalgia, Wisatawan Jakarta Kagumi Wajah Baru Kota Bandung
Ia menjelaskan, modal yang harus dikeluarkan untuk satu dus dagangan sebesar Rp60 ribu. Menariknya, harga modal tersebut relatif tidak berubah sejak ia pertama kali berjualan di Bandung pada 2013 silam.
“Dari tahun 2013 sampai sekarang, satu dus masih sekitar Rp60 ribu. Jadi alhamdulillah masih bisa bertahan,” ujarnya.
Untuk memenuhi kebutuhan hidup, Kusnadi menjalani rutinitas yang cukup berat. Pada siang hari, ia berjualan air minum kepada para pengunjung Alun-alun Bandung yang datang untuk berwisata atau sekadar bersantai. Sementara pada malam hari, ia beralih menjual balon, memanfaatkan ramainya keluarga dan anak-anak yang menghabiskan waktu di area tersebut.
Demi menekan pengeluaran, Kusnadi mengaku tinggal sementara di area basement. Meski kondisi tersebut jauh dari kata nyaman, ia tetap bersyukur karena masih bisa bekerja dan memperoleh penghasilan.
“Yang penting bisa makan dan kirim sedikit buat keluarga di kampung,” tuturnya.
Menurutnya, momen liburan menjadi waktu yang paling ditunggu para pedagang kecil sepertinya. Selain penjualan meningkat, suasana kota yang ramai juga memberikan harapan akan rezeki yang lebih baik.
”Sebetulnya liburan kali ini tuh yang paling ditunggu, karena banyak nya wisatawan dari berbagai daerah yang dateng ke Bandung dan bisa naikin omzet,” pungkasnya
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






