ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersiap merealisasikan penugasan petugas pemilah sampah (Gaslah) mulai Januari 2026. Kebijakan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sistem pengolahan sampah di tengah produksi sampah Kota Bandung yang mencapai sekitar 980 ton per hari.
Kepala DLH Kota Bandung, Darto, menjelaskan kehadiran Gaslah merupakan bagian penting dari rantai pengolahan sampah, khususnya pada tahap pemilahan sejak dari sumbernya. Dengan pemilahan yang optimal, volume sampah yang dibuang ke tempat pemrosesan akhir dapat ditekan.
“Mulai Januari 2026, petugas Gaslah akan mulai direalisasikan. Pemilahan merupakan kunci dalam pengelolaan sampah. Dari total 980 ton sampah per hari, saat ini masih dapat ditangani melalui mekanisme yang ada, termasuk di TPA Sarimukti,” kata Darto, Senin (22/12/2025).
ADVERTISEMENT
Antisipasi Lonjakan Sampah Nataru, DLH Bandung Kerahkan 249 Petugas di 17 Titik Keramaian
Ia menyebut, para petugas Gaslah akan bekerja di bawah koordinasi camat dan lurah. Pemerintah kelurahan berperan menentukan lokasi kerja, sekaligus mengakomodasi partisipasi warga yang ingin terlibat langsung dalam pengelolaan sampah di lingkungannya.
“Gaslah berada di bawah kendali camat dan lurah. Mereka yang mengatur penempatan petugas dan melibatkan masyarakat,” ucapnya.
Selain Gaslah, setiap kelurahan juga telah memiliki petugas pendamping Kawasan Bebas Sampah (KBS) yang fokus membantu pengolahan sampah, terutama sampah organik. Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat pengelolaan sampah berbasis wilayah.
Darto menambahkan, proses rekrutmen petugas Gaslah dilakukan secara daring. Seluruh pendaftar akan melalui tahapan verifikasi dan validasi oleh camat dan lurah. Untuk tahun 2026, Kota Bandung menargetkan penempatan 1.597 petugas Gaslah di seluruh kelurahan.
“Kinerja petugas akan dipantau melalui dashboard aplikasi, sehingga bisa terukur dan transparan. Dengan skema ini, kami berharap pengelolaan sampah di tingkat kelurahan semakin kuat dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan terus meningkat,” pungkasnya.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






