ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM – Dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Nasional, komunitas Disabilitas All Inclusive menggelar kegiatan Gebyar Inklusive Vol 1 yang dikemas dalam bentuk talk show bertema “Menciptakan Peluang Usaha dan Karier yang Inklusif”. Kegiatan tersebut berlangsung di Ciplaz Mall Garut, Jalan Guntur Pakuwon, Kabupaten Garut, Sabtu (13/11/2025).
Acara ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, di antaranya Kepala Dinas Sosial Kabupaten Garut Aji Sekarmaji, perwakilan Dinas Pemberdayaan UMKM, Kepala Bidang DPPKBPPPA Iriani, pengawas KCD Provinsi Jawa Barat ERI dan Sri, serta perwakilan komunitas dan organisasi penyandang disabilitas di Kabupaten Garut.
Talk show menghadirkan sejumlah narasumber yang kompeten di bidangnya, antara lain Manager Sabda Alam Hotel & Resort Hendra Wijaya, Ketua HWDI Garut Yesi Endah Subdari, serta Kepala Bidang Pemberdayaan UMKM Kabupaten Garut Asep Maulana.
ADVERTISEMENT
Ketua Pelaksana Gebyar Inklusive Vol 1, Marina Indahsari, dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut dengan lancar berkat dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah.
“Alhamdulillah, Gebyar Inklusive ini dapat berjalan lancar dan mendapat dukungan dari semua pihak serta pemerintah terkait,” kata Marina.
Ia menjelaskan, komunitas Disabilitas All Inklusive baru berdiri pada Januari 2025. Meski masih terbilang baru, komunitas ini berkomitmen menghadirkan ruang yang setara bagi penyandang disabilitas tanpa adanya diskriminasi.
“Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan penerimaan tanpa perbedaan terhadap penyandang disabilitas. Kami ingin menunjukkan bahwa inklusivitas adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya.
Marina menambahkan, kegiatan ini terselenggara berkat kolaborasi dengan berbagai organisasi disabilitas di Kabupaten Garut, seperti PPDI, HWDI, KORTAD, PORTADIN, GERKATIN, dan organisasi lainnya.
“Berkat kerja sama dan dukungan dari berbagai organisasi disabilitas, Gebyar Inklusive Vol 1 dapat terlaksana dengan baik dan sukses,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Garut, Aji Sekarmaji, menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Garut Abdusy Syakur Amin yang berhalangan hadir dan menugaskan perwakilan untuk menghadiri acara tersebut.
“Bupati menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat hadir dan menugaskan kami untuk bersama-sama memperingati Hari Disabilitas Internasional,” ujar Aji.
Dalam sambutannya, Aji menegaskan pentingnya perlindungan terhadap kelompok rentan, khususnya penyandang disabilitas, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas.
“Secara yuridis, penyandang disabilitas harus dilindungi, dihormati, dan dipenuhi hak-haknya. Pemenuhan fasilitas dan kesempatan yang setara merupakan kewajiban negara, sekaligus tanggung jawab masyarakat agar penyandang disabilitas memiliki peluang yang sama untuk mandiri dan mengembangkan potensi diri,” tegasnya.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






