ADVERTISEMENT
“Kami mengirim para petani ke Brebes untuk menimba ilmu yang nantinya bisa diterapkan di Garut. Daerah kita memiliki potensi besar untuk pengembangan bawang merah,” ujar Haeruman.
Ia menambahkan, jika di Brebes budidaya dilakukan di lahan sawah, maka di Garut potensinya berada di lahan kering.
ADVERTISEMENT
“Kami berharap ilmu yang diperoleh dari Brebes dapat diterapkan di Garut agar kesejahteraan petani semakin meningkat,” tambahnya.
Salah satu peserta, Muhammad Jambul Ulum, petani milenial asal Kecamatan Pasirwangi, menyampaikan rasa bangganya dapat mengikuti program tersebut.
“Semoga saya dan rekan-rekan bisa memperoleh ilmu budidaya bawang merah yang bermanfaat, sehingga petani Garut dapat lebih sejahtera dan berdaya saing,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






