ADVERTISEMENT
KoranMandala.com –Penampilan Teater Jalanan Universitas Kuningan (Uniku) berhasil mencuri perhatian ribuan warga saat memeriahkan Karnaval Budaya Hari Jadi Kuningan ke-527, yang digelar di sepanjang Jalan Siliwangi, mulai dari depan Pendopo Kuningan hingga Taman Kota, Minggu (5/10/2025).
Karnaval budaya yang sempat tertunda selama satu bulan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kuningan ke-527 (1 September 1498–1 September 2025).
Dalam kesempatan itu, Teater Jalanan Uniku tampil memukau dengan teatrikal bertema “Air untuk Anak Cucu”, yang sarat dengan kritik sosial dan pesan moral terhadap pemerintah.
ADVERTISEMENT
Lapas Kelas IIA Kuningan Gelar Apel Tamping untuk Tingkatkan Kedisiplinan Warga Binaan
Penampilan mereka bukan sekadar parade seni, melainkan pertunjukan opera jalanan yang menggabungkan nyanyian, tari, dan simbol-simbol visual yang kuat.
Puluhan mahasiswa tampil dengan tubuh dilumuri lumpur, bertelanjang dada, dan menggendong galon-galon bekas air mineral.
Di bawah terik matahari, mereka tetap bersemangat menyuarakan aspirasi tentang eksploitasi alam dan pentingnya menjaga konservasi sumber daya air.
Dalam narasinya, para pemain menggambarkan Kuningan sebagai tanah surga yang dianugerahi Gunung Ciremai, hutan hijau, dan sungai yang jernih.
Namun, kekayaan alam ini disebut hanya akan tetap menjadi berkah jika gunung, hutan, dan sungai dijaga, bukan dieksploitasi atau disulap menjadi beton dan aspal.
“Mata air sebagai sumber kehidupan hanya akan tetap menjadi berkah manakala gunung, hutan, dan sungai tetap terjaga. Jangan sampai berubah menjadi air mata,” ujar narator lantang, disambut tepuk tangan meriah ribuan penonton.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






