ADVERTISEMENT
KoranMandala.com –Upaya pencarian seekor macan tutul jantan yang lepas dari kandang karantina Lembang Park & Zoo belum membuahkan hasil. Hingga Jumat (5/9/2025), satwa berusia tiga tahun itu masih berkeliaran bebas sejak kabur pada Kamis (28/8/2025).
Tim gabungan konservasi dan petugas kebun binatang terus melakukan penyisiran di sekitar area Lembang, namun jejak keberadaan satwa liar tersebut semakin sulit dipastikan.
Hanya sisa tapak kaki yang sempat ditemukan di jalur perkebunan, meski kondisinya sudah samar.
ADVERTISEMENT
“Kami sempat mendapati jejak berbeda dari anjing, tapi berdasarkan analisis, jejak itu sudah berusia beberapa hari. Artinya, pergerakan satwa lebih cepat dari prediksi,” jelas Kepala Seksi Konservasi SDA Wilayah III Bandung, Ujang Acep.
Selain temuan jejak, informasi dari warga juga memberi petunjuk tambahan. Seorang petani di kawasan jalur pencarian mengaku anjing peliharaannya terus menggonggong tidak wajar pada Sabtu malam (30/8/2025). Indikasi itu memperkuat dugaan macan tutul sempat melintas di lokasi tersebut.
Dari hasil pemetaan, tim menilai besar kemungkinan hewan buas ini kini masuk ke kawasan hutan di kaki Gunung Tangkuban Parahu. Dengan kemampuan jelajah hingga ratusan hektare, macan tutul diperkirakan sudah bergerak jauh dari titik awal kaburnya.
“Bila benar sudah lebih dari dua hari masuk hutan, radius pencarian harus diperluas. Fokus tim sekarang diarahkan ke area dalam kawasan Tangkuban Parahu,” tambah Ujang.
Hingga kini, operasi pencarian masih berlanjut dengan melibatkan tim konservasi, petugas kebun binatang, serta aparat setempat.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






