ADVERTISEMENT
Terkait sarana dan prasarana, Opik mengakui kondisi SDN 120 Kota Baru, Kecamatan Regol, memang memerlukan perhatian. Ia menunjukkan sejumlah kerusakan seperti ruang kelas yang lembap, tembok keropos, hingga atap ruang guru yang bolong dan rapuh. Namun, ia menyebut Dinas Pendidikan Kota Bandung sudah melakukan peninjauan.
“Pihak dinas sudah datang dan cukup kaget melihat kondisi sekolah. Alhamdulillah, sekarang mulai ada perhatian. Mudah-mudahan segera diperbaiki,” katanya.
ADVERTISEMENT
Meski menghadapi tantangan, pihak sekolah tetap aktif mempromosikan SDN 120 melalui media sosial dan penyebaran brosur. Opik juga mengakui, sebagian kendala pendaftaran berasal dari masalah administrasi orang tua, seperti ketidaksesuaian data akta kelahiran dengan kartu keluarga, terutama bagi yang tidak berdomisili di Kota Bandung.
“Kalau dari pihak sekolah, tidak ada kendala. Sistem pendaftaran online sudah jelas aturannya. Tapi biasanya, hambatan itu ada di administrasi orang tua, misalnya akta yang belum lengkap atau kartu keluarga yang tidak sesuai. Itu yang sering jadi kendala saat daftar ke sini,” jelasnya.
Ia menambahkan, meski pendaftaran online telah ditutup, pihaknya masih membuka jalur pendaftaran offline. Bahkan, jika ada sekolah lain di sekitar yang kelebihan kuota, siswa bisa dialihkan ke SDN 120 Kota Baru. (M. Sandy)
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






