Koran Mandala – Kemacetan panjang terjadi di jalur utama Garut menuju Bandung pada Minggu, 8 Juni 2025. Lonjakan volume kendaraan ini merupakan dampak dari puncak arus balik libur panjang Idul Adha yang jatuh pada Jumat, 6 Juni 2025.
Sejak Minggu pagi, antrean kendaraan mulai terlihat padat, terutama dari arah Garut menuju Bandung. Sementara itu, jalur sebaliknya relatif lancar.
Kemacetan Parah di Cileunyi Jelang Ramadhan, Arus Belanja dan Mudik Meningkat
“Sejak pukul 09.00 WIB kemacetan sudah terjadi cukup panjang. Dominasi kendaraan memang dari arah Garut ke Bandung. Sementara arah sebaliknya masih normal,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Garut, Ipda Marlina, saat dihubungi Koran Mandala.
Untuk mengurai kepadatan lalu lintas, petugas kepolisian memberlakukan sistem one way. Marlina menyebut, sistem satu arah dari Bandung ke Garut dilakukan sebanyak dua kali, sementara dari Garut ke Bandung diberlakukan tiga kali.
“One way dari arah Garut ke Bandung dilakukan pukul 10.00, 14.00, dan 16.00 WIB,” jelas Marlina.
Titik kemacetan paling parah terjadi di Simpang Empat Sigobing, Tarogong. Titik ini menjadi simpul lalu lintas dari sejumlah jalur alternatif seperti Jalan Maleer–Bojong Salam dan Jalan Ibrahim Aji yang seluruhnya bermuara ke simpang tersebut.
Marlina menambahkan, Minggu ini merupakan puncak arus balik libur Idul Adha. Ia memperkirakan lalu lintas pada Senin, 9 Juni 2025, masih akan ramai, namun tidak sepadat hari ini.
“Senin masih ada arus balik, tapi volumenya tidak sebesar hari ini,” pungkasnya.
