KORANMANDALA.COM – PT TASPEN (Persero) Kantor Cabang Bandung terus memperkuat literasi Program Jaminan Sosial bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui kegiatan Sosialisasi Program TASPEN dan Literasi Keuangan yang diselenggarakan di Aula Politeknik Negeri Bandung, Kamis (9/7/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen TASPEN dalam meningkatkan pemahaman peserta, khususnya ASN yang akan memasuki masa purnatugas, mengenai hak, manfaat, serta pentingnya perencanaan keuangan menuju masa pensiun yang sejahtera.
Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT TASPEN (Persero) mendapat amanah dari Pemerintah Republik Indonesia untuk menyelenggarakan Program Jaminan Sosial bagi Aparatur Sipil Negara (PNS dan PPPK) serta Pejabat Negara, yang meliputi Program Tabungan Hari Tua (THT), Program Pensiun, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), dan Jaminan Kematian (JKM).
Melalui kegiatan literasi ini, TASPEN berupaya meningkatkan pemahaman peserta mengenai manfaat setiap program, hak dan kewajiban kepesertaan, serta pentingnya memanfaatkan layanan yang tersedia secara optimal.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Branch Manager PT TASPEN (Persero) Kantor Cabang Bandung, Eko Andryanto Prakasa, beserta jajaran TASPEN KC Bandung. Turut hadir pula perwakilan Taspen Group, yaitu Taspen Life dan Bank Mandiri Taspen, yang memberikan edukasi mengenai program perlindungan dan peningkatan kesejahteraan
bagi peserta.
Kehadiran TASPEN Group disambut oleh Direktur Politeknik Negeri Bandung, Marwansyah, S.E., M.Si., Ph.D., Wakil Direktur Bidang Keuangan dan Umum, Yusmiati Kusuma, S.S.T., M.T., M.Sc., beserta jajaran pimpinan Politeknik Negeri Bandung.
Dalam sambutannya, Branch Manager TASPEN KC Bandung, Eko Andryanto Prakasa, menyampaikan bahwa literasi mengenai Program TASPEN menjadi hal yang penting
agar peserta memiliki pemahaman yang komprehensif mengenai manfaat yang akan diterima ketika memasuki masa pensiun.
“Tujuan dilaksanakannya sosialisasi ini adalah untuk memperdalam pemahaman Bapak dan Ibu mengenai manfaat yang akan diterima ketika memasuki masa pensiun. Kami juga ingin memastikan peserta memahami hak dan kewajibannya sebagai pensiunan, sekaligus mendorong pemanfaatan layanan digital melalui aplikasi Andal by Taspen agar pelayanan menjadi semakin mudah dan efisien,” ujar Eko.
Selain memberikan pemahaman mengenai Program THT, Program Pensiun, JKK, dan JKM, kegiatan ini juga menghadirkan sesi literasi keuangan yang disampaikan oleh Bank Mandiri Taspen dan Taspen Life, yang bertujuan meningkatkan kesiapan finansial
peserta TASPEN dalam menghadapi masa pensiun.
Peserta TASPEN memperoleh informasi mengenai pentingnya pengelolaan keuangan, perencanaan dana pensiun, serta berbagai program peningkatan kesejahteraan yang disediakan melalui Taspen Group, seperti Taspen Save/TaspenSmart Save dan Taspen Group Personal Accident.
Melalui penyelenggaraan sosialisasi dan literasi keuangan ini, PT TASPEN (Persero) menegaskan pentingnya kesiapan finansial sebagai salah satu aspek utama dalam memasuki masa pensiun. Literasi keuangan yang memadai diharapkan dapat, mengelola penghasilan pensiun secara bijak, serta menyusun perencanaan keuangan yang berkelanjutan guna menjaga kesejahteraan di masa purna tugas.
Pada kesempatan yang sama, TASPEN juga memperkenalkan inovasi layanan digital melalui aplikasi Andal by Taspen sebagai salah satu upaya menghadirkan layanan yang lebih praktis, aman, dan mudah diakses oleh peserta. Inovasi ini merupakan bagian dari transformasi digital TASPEN dalam meningkatkan kualitas layanan sekaligus memberikan kemudahan bagi peserta dalam mengakses berbagai layanan TASPEN.
Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud sinergi antara PT TASPEN (Persero) dan Politeknik Negeri Bandung dalam mendukung peningkatan literasi jaminan sosial dan literasi keuangan bagi ASN.
Melalui kolaborasi ini, TASPEN berharap para calon pensiunan tidak hanya memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai manfaat Program TASPEN, tetapi juga memiliki kesiapan finansial yang lebih matang sehingga dapat menjalani masa pensiun dengan aman, mandiri, dan sejahtera.(*)
