ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM – Objek wisata Rainbow Waterfalls atau Curug Pelangi di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, mencatat lonjakan kunjungan selama libur Paskah 2026, meski diwarnai kondisi cuaca ekstrem dalam beberapa hari terakhir.
Manager Klaster Lembang, Sumarsono, menyebut jumlah pengunjung mengalami peningkatan signifikan dibanding hari biasa. Berdasarkan data pengelola, total kunjungan pada 3–5 April 2026 mencapai 1.866 wisatawan nusantara dan 18 wisatawan mancanegara.
“Kalau saya lihat di data kami, kunjungan Curug Pelangi dari tanggal 3 sampai 5 April 2026 itu untuk wisata Nusantara sekitar 1.866 pengunjung dan wisman ada 18 pengunjung,” ujarnya saat diwawancarai Senin (6/4/2026).
ADVERTISEMENT
Ia menjelaskan, pada hari biasa jumlah pengunjung berkisar antara 250 hingga 500 orang dalam periode tiga hari. Dengan capaian tersebut, terjadi peningkatan hampir tiga kali lipat selama libur panjang.
“Peningkatan pengunjung sangat signifikan. Kalau hari biasa itu berkisar antara 250 sampai 500 pengunjung, jadi sekarang hampir tiga kali lipatnya,” katanya.

Meski sempat terjadi hujan dan angin kencang, Sumarsono memastikan kondisi di lokasi wisata tetap aman dan tidak terjadi insiden berarti.
“Dengan adanya cuaca ekstrem kemarin, memang ada sedikit imbas, tapi alhamdulillah di tempat kami tidak berpengaruh apa-apa dan tidak ada kejadian yang signifikan di lapangan,” ungkapnya.
Pihak pengelola juga menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam pelayanan kepada wisatawan, terutama mengingat kontur lokasi yang menanjak dan berada di area perbukitan.
“Keselamatan itu adalah nomor satu dalam pelayanan kami. Kami menempatkan petugas di titik-titik rawan seperti tangga dan bagian bawah untuk membantu pengunjung,” jelasnya.
Selain itu, pengelola telah menyiapkan langkah antisipasi jika kondisi cuaca memburuk, termasuk evakuasi pengunjung dan penutupan sementara lokasi wisata.
“Kalau cuaca sudah tidak mendukung, mendung gelap dan angin kencang, kami menutup sementara lokasi dan mengevakuasi pengunjung ke atas secepatnya,” tegas Sumarsono.
Salah satu pengunjung, Firli (23), mengaku memanfaatkan momen libur panjang perayaan Paskah untuk berwisata ke Curug Pelangi bersama pasangannya. Ia juga sengaja datang sejak pagi hari untuk menghindari hujan yang kerap turun pada siang hingga sore.
“Lagi long weekend Paskah, jadi sekalian refreshing ke sini sama pasangan. Datangnya pagi, soalnya kalau sudah siang atau sore biasanya hujan. Alhamdulillah pas ke sini cuacanya lagi bagus,” ujar Firli. Saat diwawancarai Minggu, (6/4/2026)
Diinformasikan, Curug Pelangi sendiri merupakan air terjun setinggi sekitar 87 meter yang terletak di Jalan Kolonel Masturi, Desa Kertawangi. Nama “Pelangi” diambil dari fenomena bias cahaya yang muncul dari percikan air, baik saat terkena sinar matahari maupun sorotan lampu di malam hari.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






