Kamis, 26 Februari 2026 9:21

KORANMANDALA.COMTak banyak yang menyangka, lahan pertanian ubi di Jalan Cikoneng, Kecamatan Cileunyi, Timur, kini menjelma menjadi destinasi alam dadakan yang ramai dikunjungi warga.

Dari tempat sederhana ini, pengunjung disuguhi panorama Kota Bandung yang terbentang luas dari ketinggian, lengkap dengan udara sejuk dan hamparan hijau yang menenangkan.

Fenomena yang kerap disebut warga sebagai “panen wisata” ini berawal dari aktivitas bertani biasa. Namun, posisi lahan yang berada di dataran tinggi justru menjadi daya tarik utama.

Jadwal Lengkap SIM Keliling Kota Bandung Jumat 16 Januari 2026

Dari titik tertentu, mata pengunjung dimanjakan pemandangan ikonik seperti Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) hingga Masjid Raya Al Jabbar, yang tampak jelas di kejauhan.

Keindahan yang ditawarkan memang sederhana, tanpa wahana buatan atau tiket masuk mahal. Justru kesahajaan inilah yang membuat tempat ini terasa dekat dan ramah bagi siapa saja.

Dadang (55), petani setempat, mengaku tak menyangka lahannya kini ramai didatangi warga.

“Alhamdulillah, lahannya subur, pemandangannya juga ternyata disukai banyak orang. Dari sini bisa lihat kota Bandung, GBLA, Masjid Al Jabbar. Udaranya seger, masih hijau. Masuknya juga gratis, paling cuma bayar parkir,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Jumat (16/1/2026).

Panen Wisata di Lahan Ubi Jalan Cikoneng Bandung Timur, Sajikan Panorama Kota dari Ketinggian (Yusuf/Koranmandala)

Popularitas lokasi ini menyebar cepat dari mulut ke mulut. Cicih (46), salah seorang pengunjung, mengatakan ia mengetahui tempat tersebut dari rekomendasi temannya.

“Awalnya cuma dikasih tahu, pas ke sini ternyata memang bagus. Pemandangannya bikin takjub. Apalagi gratis, jadi sekalian olahraga, jalan kaki dari bawah,” katanya.

Aktivitas wisata ini tak hanya memberi ruang rekreasi bagi pengunjung, tetapi juga menghadirkan peluang ekonomi baru bagi warga sekitar. Fitri (31), pedagang lokal, merasakan langsung dampaknya.

“Awalnya bingung mau dagang di mana lagi, soalnya di Pasar 46 sudah penuh. Terus lihat orang-orang sering ke kebun buat foto-foto. Akhirnya coba dagang di sini. Hampir tiap pagi saya jualan, lama-lama pedagang lain juga ikut berdatangan,” tuturnya.

Kini, sejumlah titik di sepanjang Jalan Cikoneng dipenuhi lapak jajanan sederhana. Kehadiran para pedagang menambah kenyamanan pengunjung yang ingin menikmati pemandangan sambil mencicipi kuliner lokal.

Panen Wisata di Lahan Ubi Jalan Cikoneng Bandung Timur, Sajikan Panorama Kota dari Ketinggian (Yusuf/Koranmandala)

Lebih dari sekadar tempat menikmati panorama, kawasan ini perlahan tumbuh menjadi ruang hidup bersama di mana alam, warga, dan ekonomi lokal saling terhubung dalam hubungan yang saling menguntungkan (Yusuf Ahmad/MG)

Koranmandala.com

Exit mobile version