Selain itu, Lengkong Kecil dinilai menjadi ruang alternatif bagi seniman yang selama ini minim mendapatkan dukungan dan panggung dari pemerintah. Kawasan ini membuka ruang ekspresi tanpa prosedur rumit, sekaligus menjadi etalase budaya yang dapat diakses langsung oleh publik.
“Lengkong Kecil bukan sekadar tempat makan malam. Di sini budaya hadir, identitas terjaga, dan ekonomi rakyat bergerak. Inilah esensi destinasi wisata yang hidup,” pungkasnya.
1 2
