ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM – TikTok lagi-lagi bikin gebrakan. Kali ini bukan soal dance challenge atau filter baru, tapi fitur yang bisa bikin kamu lebih “hidup kayak orang lokal”. Namanya TikTok Lokal Feed (Local Feed), tab khusus di aplikasi yang memberi akses ke konten, bisnis, dan event di sekitar kamu.
TikTok Lokal Feed, membuat pengguna lebih dekat dengan Komunitas. Fitur ini muncul di home screen TikTok sebagai tab baru. Isinya konten lokal: mulai dari rekomendasi restoran, toko, museum, sampai event komunitas.
Postingan yang muncul disesuaikan dengan lokasi, topik, dan waktu unggahan. Jadi, kalau kamu lagi di Bandung, bisa menemukan review coffee shop indie atau info gig musik di sekitar.
ADVERTISEMENT
Farida Nurhan Jual Kanal Youtubenya Rp10 Miliar? Pindah Haluan dari Youtube ke TikTok
TikTok membatasi konten dari akun di bawah 18 tahun, akun privat, atau postingan dengan setting “Friends Only” tidak akan masuk ke Lokal Feed.
Suara Kreator dan Bisnis Kecil
TikTok sudah lama jadi mesin discovery buat UMKM. Menurut laporan Oxford Economics 2025, ada 7,5 juta bisnis yang aktif di TikTok dan mendukung lebih dari 28 juta pekerja di Amerika.
Small Business & Entrepreneurship Council juga mengungkapkan:
– 84% pelaku UMKM di TikTok bilang platform ini bantu bisnis mereka tumbuh.
– 75% merasa bisa menjangkau pelanggan di luar area lokal.
– 74% merasa lebih terhubung dengan komunitas sekitar.
Lokasi, Privasi, dan Kontrol Pengguna
Untuk bikin Lokal Feed makin relevan, TikTok perkenalkan opsi berbagi lokasi lebih akurat lewat GPS. Tapi ini opsional, default-nya “off”, dan cuma berlaku buat akun 18+.
Pengguna bisa aktifin atau matiin kapan saja lewat setting. Transparansi jadi poin penting: setiap kali lokasi dipakai, ada indikator di layar.
Indonesia Jadi Negara Pengguna TikTok Terbanyak di Dunia 2025
Menurut laporan terbaru We Are Social dan Meltwater, Indonesia resmi menempati posisi pertama sebagai negara dengan pengguna TikTok terbanyak di dunia pada Juli 2025.
Jumlah pengguna di Indonesia mencapai 194,37 juta orang, melampaui Amerika Serikat dengan 146,07 juta dan Brasil dengan 122,63 juta pengguna.
Secara global, TikTok diproyeksikan memiliki 1,94 miliar pengguna aktif di pertengahan 2025, artinya sekitar 23,5% populasi dunia sudah menggunakan aplikasi ini.
Fakta ini menunjukkan betapa kuatnya penetrasi TikTok di Indonesia, terutama di kalangan Gen Z dan masyarakat urban yang menjadikan platform ini sebagai ruang utama untuk hiburan, informasi, dan interaksi sosial.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






