KORANMANDALA.COM – Windows 11 kini bukan sekadar sistem operasi, melainkan platform AI (Artificial Intellegent) yang menyatu dalam kehidupan digital pengguna. Microsoft telah meluncurkan serangkaian fitur AI yang menjadikan setiap perangkat Windows 11 sebagai “AI PC”, dengan Copilot sebagai pusat pengalaman interaktif.
Fitur-fitur ini dirancang untuk memahami perintah suara, menganalisis tampilan layar, dan melakukan tindakan langsung atas nama pengguna.
Menurut laporan resmi Microsoft dari laman blognya 16/10/2025, saat ini 68% konsumen telah menggunakan AI untuk mendukung pengambilan keputusan mereka. Hal ini menunjukkan bahwa integrasi AI bukan lagi tren, melainkan kebutuhan nyata dalam produktivitas sehari-hari.
Copilot Voice dan Vision: Interaksi Natural dan Kontekstual
Salah satu inovasi paling menonjol adalah Copilot Voice. Dengan mengucapkan “Hey Copilot”, pengguna dapat memulai percakapan langsung dengan AI tanpa perlu mengetik.
Ya, pengguna layaknya seperti bercakap dan ngobrol dengan layar monitor PC/Personal Computer. Fitur ini mempermudah akses ke informasi, pengaturan sistem, hingga bantuan dalam aplikasi.
Microsoft mencatat bahwa pengguna yang berinteraksi melalui suara menunjukkan keterlibatan dua kali lipat dibandingkan teks.
Copilot Vision, di sisi lain, memungkinkan AI untuk “melihat” layar pengguna. Fitur ini dapat memberikan panduan langsung, seperti menunjukkan langkah-langkah dalam aplikasi, memberi saran desain, atau membantu memahami konten kompleks di layar.
Teknologi ini telah digunakan oleh pengguna awal untuk belajar software editing, memperbaiki pengaturan, dan menyusun dokumen secara efisien.
Integrasi Mendalam dengan Aplikasi dan File Lokal
Windows 11 juga memperkenalkan Copilot Actions, fitur eksperimental yang memungkinkan AI bertindak langsung pada file lokal. Misalnya, pengguna dapat meminta Copilot untuk menyortir foto liburan, mengekstrak informasi dari PDF, atau membuat presentasi dari dokumen Word. Semua dilakukan dengan perintah natural, tanpa perlu membuka aplikasi satu per satu.
Fitur ini didukung oleh platform agentik seperti Model Context Protocol, yang memungkinkan AI memahami konteks file dan bekerja secara mandiri di latar belakang.
Manus, agen AI baru di File Explorer, bahkan dapat membangun situs web dari dokumen lokal hanya dengan satu klik—tanpa coding atau upload manual.
Konektivitas Lintas Platform dan Ekspor Otomatis
Melalui Copilot Connectors, pengguna dapat menghubungkan layanan seperti OneDrive, Outlook, Google Drive, Gmail, dan Google Calendar ke Copilot. Ini memungkinkan pencarian informasi pribadi secara cepat dan intuitif.
Contohnya, pengguna cukup mengatakan “Cari email dari Mary” atau “Temukan tugas kuliah dari kelas Ekonomi 201” untuk mendapatkan hasil instan.
Selain itu, Copilot kini dapat mengekspor hasil interaksi langsung ke Word, Excel, atau PowerPoint. Ini sangat berguna bagi pelajar dan profesional yang ingin langsung melanjutkan pekerjaan dari hasil diskusi dengan AI.
AirPods Pro 4, AirPods 5 Akan Hadir dengan Kamera dan Apple Intelligence di 2026
Taskbar Dinamis dan Pengalaman Gaming AI
Windows 11 menghadirkan taskbar baru dengan fitur “Ask Copilot” yang menyatu dalam alur kerja pengguna. Taskbar ini menjadi pusat produktivitas, memungkinkan akses cepat ke Copilot Vision dan Voice. Pengguna dapat mencari file, aplikasi, dan pengaturan dengan hasil instan yang diperbarui saat mengetik.
Di dunia gaming, Microsoft bekerja sama dengan ASUS menghadirkan ROG Xbox Ally yang dilengkapi Gaming Copilot. Fitur ini memberikan rekomendasi, tips, dan bantuan langsung saat bermain, menjadikan pengalaman gaming lebih interaktif dan personal.
Keamanan dan Privasi: Komitmen Microsoft
Microsoft menegaskan bahwa keamanan adalah prioritas utama dalam pengembangan fitur AI. Copilot Actions hanya aktif dengan izin pengguna, dan setiap tindakan dapat dipantau serta dikendalikan.
Dalam pernyataan resminya, Microsoft menyebutkan bahwa Windows 11 adalah sistem operasi paling aman yang pernah mereka buat, dengan lapisan perlindungan sejak perangkat dinyalakan. ***
