ADVERTISEMENT
KoranMandala.com – CEO Apple, Tim Cook, memberikan peringatan tegas bagi siapa pun yang tidak menguasai kecerdasan buatan (AI) akan tertinggal dalam dunia kerja masa depan.
Dalam sebuah laporan terbaru, Cook melakukan pertemuan internal di kantor pusat Apple di Cupertino. Cook menekankan pentingnya literasi AI, “Literasi AI bukan lagi sekadar pilihan bagi siapa pun yang memasuki pasar kerja yang sangat kompetitif. Mereka yang tidak siap menghadapi perubahan akan tersingkir.” ujarnya .
Dunia kerja kini menuntut pemahaman tentang AI, machine learning, dan pengambilan keputusan berbasis data. Sertifikasi dasar dalam alat AI menjadi nilai tambah dalam proses rekrutmen. Dan kini institusi pendidikan dituntut untuk mengintegrasikan teknologi AI dalam kurikulum mereka.
ADVERTISEMENT
Era Baru AI Dimulai: ChatGPT Agent Bisa Booking, Belanja, dan Presentasi
AI kini digunakan di berbagai sektor seperti manajemen proyek, kesehatan, keuangan, dan pendidikan. Perusahaan mencari talenta yang mampu menggabungkan pengetahuan industri dengan sistem berbasis AI.
Profesi seperti analis data, desainer instruksional, dan manajer transformasi digital semakin dibutuhkan.
Apple Developer Academy sendiri tengah memperluas program reskilling pelatihan AI secara internal bagi karyawan, alumni, mentor dan peserta umum. Program pelatihan jangka pendek dan magang teknologi menjadi solusi bagi mereka yang ingin beralih dari pekerjaan konvensional ke peran berbasis teknologi.
Tim Cook CEO Terlama di Apple Inc.
Tim Cook telah menjabat sebagai CEO Apple sejak 24 Agustus 2011, menggantikan Steve Jobs yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan. Itu berarti pada Agustus 2025 ini, ia telah memimpin Apple selama 14 tahun.
Cook kini telah menjadi CEO Apple lebih lama dibandingkan Steve Jobs, yang menjabat selama total 5.090 hari. Cook melampaui rekor sebagai pemimpin terlama dalam sejarah perusahaan.
***
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






