ZTE Blade A35 hanya mendukung Wi-Fi 4 dan Bluetooth 4.2, yang tergolong ketinggalan zaman.
Hal ini membuat konektivitasnya kurang optimal, terutama saat menggunakan Wi-Fi di tempat umum yang kebanyakan sudah menggunakan Wi-Fi 5.
Sayangnya, meski dilengkapi dengan baterai besar, ZTE Blade A35 hanya mendukung pengisian daya 10W, yang relatif lambat.
ADVERTISEMENT
Untuk mengisi daya penuh, Anda harus menunggu lebih lama dari smartphone lain yang sudah mendukung fast charging.
Ponsel ini masih menggunakan teknologi memori eMMC 5.1, yang sudah tertinggal dibandingkan dengan teknologi UFS yang lebih cepat.
Hal ini mempengaruhi kecepatan baca-tulis data, terutama saat membuka aplikasi atau mentransfer file besar.
ZTE Blade A35 adalah pilihan menarik bagi pengguna yang mencari smartphone terjangkau dengan fitur yang cukup memadai.
Meskipun ada beberapa kekurangan, seperti ketiadaan sensor fingerprint dan pengisian daya yang lambat, ponsel ini tetap layak Anda pertimbangkan.
Khususnya bagi pengguna dengan kebutuhan ringan, namun tetap sesuaikan dengan kebutuhan Anda sebelum memutuskan untuk membeli. ***
KORAN MANDALA – Ratusan massa gabungan mahasiswa, komunitas, dan warga bergerak menuju Simpang Lima, Kota…
KORAN MANDALA –Kursi Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Purwakarta segera memasuki babak pergantian kepemimpinan. Anne…
KORAN MANDALA –Dugaan kekerasan seksual terhadap anak berusia 3 tahun di Kota Bandung menjadi sorotan…
KORAN MANDALA – Mengayuh becak selama berjam-jam bukan pekerjaan ringan, terlebih bagi pekerja yang usianya tak…
KORAN MANDALA – Kepedulian terhadap maraknya perundungan terhadap anak mendorong Kang Hertigol (52) seorang petugas…
KORAN MANDALA –Target Zero New Stunting atau nol kasus baru stunting di Kota Bandung menghadapi…