Penggunaan fitur pelaporan insiden di Android Auto sangat sederhana.
Pengguna hanya perlu menekan tombol tanda bahaya berbentuk segitiga yang terletak di bawah ikon kompas di Google Maps.
Setelah menekan tombol tersebut, beberapa opsi pelaporan akan muncul, termasuk laporan tentang kecelakaan, konstruksi, kemacetan lalu lintas, dan lainnya.
ADVERTISEMENT
Setelah laporan diajukan, pengguna juga akan diminta untuk mengonfirmasi apakah insiden yang dilaporkan masih berlangsung di sepanjang rute yang dilalui.
Ini bertujuan untuk memastikan bahwa informasi yang disampaikan tetap akurat dan relevan bagi pengendara lain.
Meskipun fitur ini baru rilis di Android Auto pada akhir September 2024, laporan mengenai keberhasilannya sudah banyak beredar di forum-forum internet seperti Reddit.
Situs teknologi 9 to 5 Google juga telah melakukan uji coba dan mengonfirmasi bahwa fitur ini berjalan dengan baik.
Namun, ikon pelaporan insiden tidak akan muncul jika tata letak dasbor app initidak memberikan Google Maps cukup ruang vertikal.
Ini berarti pengaturan layar atau aplikasi lain yang berjalan di latar belakang dapat memengaruhi tampilan fitur pelaporan ini.
KORAN MANDALA – Aksi unjuk rasa memperingati dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil…
KORAN MANDALA – Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka…
KORAN MANDALA – Aksi premanisme dan pemerasan yang sempat meresahkan pengguna jalan serta viral di…
KORAN MANDALA – Ratusan massa dari berbagai elemen mahasiswa, komunitas, dan warga menggelar aksi evaluasi…
KORAN MANDALA – Mahasiswa Universitas Pasundan (Unpas) memberikan rapor merah terhadap dua tahun kepemimpinan Presiden…
KORAN MANDALA –Kabar duka datang dari Qatar. Rasem binti Salim, pekerja migran asal Kampung Cibendasari,…