Uang kertas rupiah tahun emisi 2022. KORANMANDALA.COM — Menjelang pertengahan pekan terakhir Juni 2023, rupiah menunjukkan perkembangan menggembirakan. Petang ini, rupiah kembali bergerak positif. Ini berarti posisi rupiah bergairah lagi. Pada penutupan transaksi antar-bank, Selasa, 27 Juni 2023 petang, rupiah menunjukkan perkembangan yang moncer. Mata Uang Garuda ini menggeliat 28 poin. Berkat pergerakan positif itu
Berita Rupiah:
Akhir petang ini, rupiah bergerak negatif. KORANMANDALA.COM – Selama beberapa hari terakhir, perkembangan rupiah tidaklah menggembirakan. Terbukti, akhir pekan ini, rupiah kembali bergerak negatif. Pada penutupan transaksi antar-bank, Jumat, 23 Juni 2023 petang, rupiah tergelincir cukup signifikan, yakni sebanyak 58 poin. Efeknya, posisi rupiah berubah menjadi Rp 14.998 per dolar Amerika Serikat (AS). Ini berarti
Rupiah segera alami redenominasi. KORANMANDALA.COM — Sepertinya, isu tentang adanya redenomenasi rupiah alias penyederhanaan mata uang tanpa mengubah nilai tukarnya segera terjadi. Apa buktinya? Usai Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) periode 21-22 Juni 2023, bank sentral tanah air menyatakan kesiapannya mengeksekusi terlaksananya redenominasi rupiah. BI menjelaskan, tujuan redenominasi yakni menyederhanakan jumlah digit pecahan
KORANMANDALA.COM – Menjelang pekan terakhir Juni 2023, rupiah menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Petang ini, pergerakan mata uang Garuda bergeliat dan bergairah. Pada penutupan transaksi antar-bank, Rabu (21/6/2023) petang, rupiah bergerak positif cukup signifikan. Pergerakannya melesat 52 persen. Tentu saja, pergerakan positif itu menempatkan rupiah pada level Rp 14.952 per dolar Amerika Serikat (AS). Ini berarti, posisi
Uang kertas rupiah tahun emisi 2022. KORANMANDALA.COM – Rupiah tahun emisi 2022 meraih anugerah sebagai seri uang kertas baru terbaik pada Penghargaan Mata Uang ke-17. Acara tersebut diselenggarakan Asosiasi Urusan Mata Uang Internasional (IACA) tahun 2023 di Meksiko pada Selasa (16/5/2023). Uang rupiah dalam ajang ini bersaing dengan empat finalis lainnya yaitu Bank Sentral Kosta

