KORANMANDALA.COM – Sejak pertama kali hadir, beberapa permasalahan dan kendala dialami Light Rail Transit (LRT) Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek). Misalnya, adanya dugaan…
Berita LRT Jabodebek:
KORANMANDALA.COM – Kabar tentang rencana pembangunan Light Rail Transit (LRT) Jakarta Fase 18 (Velodrome-Manggarai) bukan isapan jempol. Buktinya, Senin 30…
LRT Jabodebek layani masyaraklat setiap pukul 05.00-23.37 WIB. KORANMANDALA.COM – Menjelang aktivasi Light Rail Transit (LRT) Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek), yang rencananya bersamaan dengan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB), yaitu pada 18 Agustus 2023, PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) LRT Jabodebek membuka peluang bagi masyarakat yang ingin tahu bagaimana rasanya menggunakan fasilitas trasnportasi moderen itu. Dalam keterangan
LRT Jabodebek layani masyaraklat mulai setiap pukul 05.00 WIB. KORANMANDALA.COM – Dalam waktu dekat, fasilitas transportasi massal di wilayah Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek) semakin lengkap. Itu terjadi seiring dengan segera aktifnya Light Rail Transit (LRT) Jabodebek, yang segera Soft-Launching pada 12 Juli 2023. Tentunya, masyarakat yang ingin bepergian menggunakan LRT, wajib mengetahui jadwal perjalanannya. Lalu, seperti bagaimana
LRT Jabodebek segera uji coba. KORANMANDALA.COM — Kehadiran sejumlah fasilitas transportasi massal bisa berdampak positif pada berbagai aspek serta aktivitas, termasuk ekonomi. Karenanya, pemerintah aktif menggeliatkan berbagai proyek pembangunan infrastruktur. Di antaranya, Light Rail Transit (LRT) Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek). Agar aktivasi LRT Jabodebek optimal, tentunya, perlu berbagai cara. Di antaranya uji coba. Rencananya, uji coba LRT
LRT Jabodebek segera hadir melayani masyarakat. KORANMANDALA.COM – Masyaralkat, khususnya di wilayah Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek), sepertinya, bisa segera menikmati perjalanan Light Rail Transit (LRT) Jabodebek. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengklaim, hingga Juni 2023, proyek pembangunan LRT terus menunjukkan perkembangan positif, yakni mencapai 95,09 persen. Risal Wasal, Direktur Jenderal Direktorat Jenderal (Ditjen) Perkeretaapian Kemenhub, menyatakan, hingga Juni 2023
