Sport

Graham Arnold Resmi Mundur Dari Australia, Karena Indonesia

KoranMandala.com -Pelatih Timnas Australia Graham Arnold Resmi mundur, Setelah sebelumnya bermain melawan Timnas Indonesia.

Graham dianggap gagal dalam dua laga Kualifikasi Piala Dunia, karena tidak dapat hasil yang maksimal.

Saat pertandingan pertama Australia kalah 0-1, dari Bahrain, sedangkan melawan Indonesia imbang 0-0.

ADVERTISEMENT

Mengenal Lebih Dekat Eliano Reijnders, Calon Pemain Timnas Yang Selangkah Lagi Menjadi WNI

Graham Arnold tidak mampu mengangkat Australia  di dua pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Pada akhirnya Graham mengambil keputusan untuk mundur dari Timnas Australia setelah di konfirmasi melalui laman instagram socceros.

Graham Arnold melatih Timnas Australia sejak tahun 2018, banyak pencapaian yang sudah dia raih bersama Timnas sejak itu.

STY Memantau Pertandingan Persib Bandung vs Port FC di Jalak Harupat

Termasuk masuk ke babak 16 besar Piala Dunia 2022, menjadi team kuda hitam dan memberi perlawanan pada team team besar, setelah Graham Arnold resmi mundur, dia berucap.

“Setelah pertandingan melawan Indonesia, saya mengatakan akan mengambil keputusan. Setelah melakukan refleksi mendalam, hati saya mengatakan inilah waktunya untuk perubahan, baik untuk diri saya sendiri maupun Timnas Australia,” kata Graham Arnold, melalui laman resmi socceros.

Dia juga mengucapkan terimakasih kepada Federasi Sepakbola Australia karena telah menjadi bagian dari perjalanannya bersama Australia, ucap Arnold.***

David Da Silva Siap Membela Timnas Indonesia

 

Koranmandala.com

Recent Posts

Pembakaran Water Barier dan Vandalisme Tugu Simpang Lima Warnai Aksi di Bandung

KORAN MANDALA – Aksi unjuk rasa memperingati dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil…

12 jam ago

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Warga Pertanyakan Prioritas Anggaran Negara

KORAN MANDALA – Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka…

12 jam ago

Viral Pukul Spion Mobil Rabbani, Pria di Cihampelas Jadi Tersangka

KORAN MANDALA – Aksi premanisme dan pemerasan yang sempat meresahkan pengguna jalan serta viral di…

13 jam ago

“Belum Ada Capaian Bermakna”, Kritik Massa Bandung untuk Prabowo-Gibran

KORAN MANDALA – Ratusan massa dari berbagai elemen mahasiswa, komunitas, dan warga menggelar aksi evaluasi…

14 jam ago

Mahasiswa Unpas Beri Rapor Merah Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran

KORAN MANDALA –  Mahasiswa Universitas Pasundan (Unpas) memberikan rapor merah terhadap dua tahun kepemimpinan Presiden…

15 jam ago

TKW Purwakarta Meninggal di Qatar, Kisah Heroiknya Belum Terungkap

KORAN MANDALA –Kabar duka datang dari Qatar. Rasem binti Salim, pekerja migran asal Kampung Cibendasari,…

17 jam ago