KORANMANDALA.COM –Suporter PSIM Yogyakarta diimbau untuk tidak memaksakan diri hadir langsung saat tim kebanggaan mereka bertandang menghadapi Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Senin, 4 Mei 2026 pukul 15.30 WIB.
Larangan tersebut mengacu pada Pasal 5 ayat 7 Regulasi Kompetisi Super League 2025/2026. Dalam aturan itu ditegaskan bahwa selama masa transisi transformasi sepak bola nasional, seluruh pertandingan tidak boleh dihadiri oleh suporter tim tamu.
Selain itu, klub akan dimintai pertanggungjawaban penuh apabila terjadi pelanggaran terhadap aturan tersebut.
ADVERTISEMENT
Persib Fokus Empat Laga Sisa, Marc Klok: “Masih Ada Empat Final”
Head of Communications PT Persib Bandung Bermartabat, Adhi Pratama, menegaskan komitmen klub untuk mematuhi regulasi yang ditetapkan federasi.
“Kami mengimbau rekan-rekan suporter PSIM untuk tidak datang ke Stadion GBLA. Berdasarkan regulasi musim ini, kehadiran suporter tamu masih dilarang. Kami berharap semua pihak menghormati aturan ini karena klub akan dimintai pertanggungjawaban penuh jika terjadi pelanggaran,” ujar Adhi.
Lebih lanjut, Adhi menjelaskan bahwa Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan telah diperintahkan untuk memperketat pengamanan, sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat 8 regulasi yang sama.
Panpel, kata dia, wajib melakukan langkah antisipatif terhadap potensi kehadiran suporter tamu, termasuk menerapkan sistem penyaringan ketat di area stadion. Selain itu, seluruh prosedur keamanan juga merujuk pada Regulasi Keselamatan dan Keamanan yang ditetapkan oleh PSSI pada 2021.
“Panpel Persib akan menjalankan prosedur penyaringan ketat di area stadion. Ini merupakan implementasi dari keputusan federasi dan bagian dari komitmen bersama untuk memastikan transformasi sepak bola nasional berjalan sesuai jalur,” tambahnya.
Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kondusivitas dan keamanan pertandingan sepak bola di Indonesia. Manajemen Persib pun mengajak seluruh suporter untuk tetap mendukung timnya masing-masing secara positif dan sesuai aturan, tanpa harus hadir langsung di stadion lawan demi menghindari risiko sanksi bagi kedua klub.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT





