Sport

Hujan, Tekanan, dan Perlawanan Sengit: Beckham Bongkar Beratnya Misi Persib di Padang

KORANMANDALA.COM – Kemenangan Persib Bandung atas Semen Padang dengan skor 2-0 di Stadion Haji Agus Salim, Minggu (5/4/2026), ternyata jauh dari kata mudah. Di balik tiga poin yang tampak “bersih”, tersimpan pertarungan keras yang harus dilalui Maung Bandung di tengah cuaca ekstrem dan tekanan tuan rumah.

Gelandang Maung Bandung, Beckham Putra Nugraha, tak menampik laga tersebut menjadi salah satu ujian paling berat musim ini. Hujan deras yang mengguyur sepanjang pertandingan membuat lapangan berubah licin dan sulit dikendalikan.

“Alhamdulillah kita bisa dapat tiga poin. Tapi dengan hujan sangat lebat, itu benar-benar menyulitkan pemain untuk mengontrol pertandingan,” ujar Beckham.

ADVERTISEMENT

Bojan Hodak Akui Persib Bandung sempat ‘Tercekik’ Saat Jumpa Semen Padang

Pemain yang akrab disapa Etam itu mengungkapkan, kondisi tersebut memaksa para pemain bekerja ekstra keras—bukan hanya melawan lawan, tetapi juga melawan situasi lapangan yang tidak bersahabat.

Di sisi lain, Semen Padang disebutnya tampil dengan determinasi tinggi. Bermain di hadapan publik sendiri, tim tuan rumah memberikan tekanan tanpa henti demi keluar dari tekanan di klasemen.

“Tidak mudah main di Padang. Mereka juga mati-matian ingin menang. Tapi kami berusaha tetap fokus dan memberikan yang terbaik,” katanya.

Namun di tengah tekanan dan kondisi yang tidak ideal, Persib justru menunjukkan mentalitas tim papan atas. Kedisiplinan dan fokus menjadi kunci yang membedakan Maung Bandung dari lawannya.

Lebih jauh, Beckham menegaskan bahwa timnya tidak ingin terlena dengan posisi di puncak klasemen. Ia menilai, setiap pertandingan yang tersisa musim ini adalah “final” yang tidak boleh tergelincir.

“Kita tidak usah pikirkan tim lain. Fokus saja ke tim sendiri. Kalau terus menang, kita bisa menjauh. Ini jadi modal penting untuk sisa musim,” tegasnya.

Kemenangan di Padang bukan sekadar tambahan tiga poin, melainkan sinyal kuat bahwa Persib belum goyah dalam perburuan gelar. Di tengah tekanan, cuaca ekstrem, dan perlawanan sengit, Maung Bandung justru semakin menunjukkan taringnya sebagai kandidat juara.

Selanjutnya, pangeran Biru akan kembali ke Bandung untuk menghadapi tantangan berikutnya melawan Bali United—laga yang dipastikan tak kalah panas dalam perebutan tahta tertinggi musim ini.

Koranmandala.com

Published by

Recent Posts

Pembakaran Water Barier dan Vandalisme Tugu Simpang Lima Warnai Aksi di Bandung

KORAN MANDALA – Aksi unjuk rasa memperingati dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil…

12 jam ago

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Warga Pertanyakan Prioritas Anggaran Negara

KORAN MANDALA – Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka…

12 jam ago

Viral Pukul Spion Mobil Rabbani, Pria di Cihampelas Jadi Tersangka

KORAN MANDALA – Aksi premanisme dan pemerasan yang sempat meresahkan pengguna jalan serta viral di…

13 jam ago

“Belum Ada Capaian Bermakna”, Kritik Massa Bandung untuk Prabowo-Gibran

KORAN MANDALA – Ratusan massa dari berbagai elemen mahasiswa, komunitas, dan warga menggelar aksi evaluasi…

14 jam ago

Mahasiswa Unpas Beri Rapor Merah Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran

KORAN MANDALA –  Mahasiswa Universitas Pasundan (Unpas) memberikan rapor merah terhadap dua tahun kepemimpinan Presiden…

15 jam ago

TKW Purwakarta Meninggal di Qatar, Kisah Heroiknya Belum Terungkap

KORAN MANDALA –Kabar duka datang dari Qatar. Rasem binti Salim, pekerja migran asal Kampung Cibendasari,…

17 jam ago