KORANMANDALA.COM –Ajang FIFA Series 2026 menjadi momentum penting bagi Timnas Indonesia untuk mengukur kekuatan dibawah asuhan nahkoda baru, John Herdman. Turnamen ini menghadirkan format singkat namun tetap kompetitif, di mana setiap hasil pertandingan akan langsung menentukan langkah berikutnya.
Pada laga pembuka, akan tersaji duel antara Kepulauan Solomon menghadapi Bulgaria. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 27 Maret 2026 pukul 15.30 WIB.
Di hari yang sama, Timnas Indonesia akan langsung turun bertanding menghadapi St. Kitts and Nevis pada pukul 20.00 WIB. Laga ini menjadi penentu awal langkah Garuda untuk membuka peluang melangkah ke partai puncak.
Menariknya, format FIFA Series kali ini mengusung sistem yang mempertemukan tim berdasarkan hasil pertandingan pertama.
Artinya, hasil laga perdana akan sangat berpengaruh terhadap lawan yang akan dihadapi di pertandingan selanjutnya.
Pada Rabu, 31 Maret 2026, dua pertandingan lanjutan akan digelar. Tim yang kalah pada laga pertama akan saling berhadapan pada pukul 15.30 WIB.
Sementara itu, tim yang meraih kemenangan akan bertemu pada pukul 20.00 WIB untuk memperebutkan posisi terbaik di turnamen ini.
Dengan format singkat seperti ini, tidak ada ruang untuk kesalahan sejak awal. Setiap tim dituntut tampil maksimal demi mendapatkan hasil terbaik dan membuka jalan menuju hasil akhir yang diharapkan.
Bagi Timnas Indonesia, laga melawan St. Kitts and Nevis menjadi kunci utama. Kemenangan akan membuka peluang tampil di laga puncak, sementara hasil lain akan membawa tim ke jalur perebutan posisi berikutnya.
FIFA Series 2026 bukan hanya soal hasil, tetapi juga menjadi ajang pembuktian dan evaluasi bagi Timnas Indonesia dengan pelatih baru.***
