ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM – Nama Max Dowman resmi abadi dalam buku rekor Premier League setelah mencetak gol sensasional ke gawang Everton pada Sabtu (14/03/2026). Di usia yang baru menginjak 16 tahun 73 hari, ia menumbangkan rekor James Vaughan yang telah bertahan selama lebih dari dua dekade.
Ketegangan di Emirates Stadium mencapai puncaknya memasuki menit-menit akhir injury time. Arsenal memang unggul berkat gol awal yang dicetak striker Victor Gyokeres, namun Everton terus menggempur.
Keberanian Mikel Arteta diuji setelah sebelumnya, pada menit ke-74, ia menarik keluar gelandang berpengalaman Martin Zubimendi dan memasukkan bocah sekolah berusia 16 tahun, Max Dowman.
ADVERTISEMENT
Keputusan ini awalnya memicu tanya, namun Dowman menjawabnya dengan sebuah momen yang akan dikenang selama dekade mendatang.
Kronologi Rekor Tercipta
Memasuki menit ke-90+7, Everton mendapatkan sepak pojok terakhir. Dalam upaya putus asa untuk menyamakan kedudukan, kiper Jordan Pickford meninggalkan gawangnya dan ikut merangsek ke kotak penalti Arsenal. Bola lambung berhasil dihalau oleh sundulan Gabriel Martinelli dan jatuh tepat di kaki Dowman yang berada di luar area penalti The Gunners.
Dengan pusat gravitasi yang rendah—ciri khas yang membuat John Terry membandingkannya dengan Lionel Messi—Dowman tidak membuang bola. Ia melakukan satu sentuhan pertama yang sempurna, memutar badan, dan mulai melakukan “The Great Escape”.
Sentuhan Kelas Dunia di Usia Belia
Dowman menggiring bola sejauh 50 meter menyisir sisi kiri lapangan. Dua pemain bertahan Everton yang tertinggal di belakang mencoba mengejar, namun Dowman menunjukkan akselerasi yang menakjubkan. Yang paling mengesankan bukan kecepatannya, melainkan visinya. Sambil berlari kencang, ia sempat dua kali melirik ke arah gawang Everton yang kosong melongpong.
Tepat sebelum mencapai garis kotak penalti lawan, di bawah tekanan bek Everton yang mulai mendekat, Dowman tetap tenang. Dengan kaki kiri andalannya, ia melepaskan sepakan mendatar yang presisi. Bola meluncur mulus, masuk ke tengah gawang kosong tanpa sempat terkejar.
Ledakan Sejarah
Emirates Stadium meledak dalam eforia yang belum pernah terlihat sebelumnya musim ini. Bukan sekadar karena skor menjadi 2-0 dan mengunci kemenangan, tapi karena semua orang di tribun menyadari bahwa mereka baru saja menyaksikan kelahiran sejarah baru. Di papan skor digital, usia 16 tahun 73 hari terpampang nyata—Max Dowman resmi melewati rekor legendaris James Vaughan yang telah bertahan selama 21 tahun.

Mikel Arteta di pinggir lapangan hanya bisa tersenyum lebar sambil memegang kepalanya, seolah tak percaya bahwa “perjudiannya” berbuah emas sejarah.
Arsenal Siap Taklukkan Leverkusen di Babak 16 Besar Liga Champions Eropa
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT





