ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM – Bek asing Persib Bandung, Federico Barba, menegaskan bahwa timnya memilih mengambil sisi positif setelah perjalanan di ajang AFC Champions League Two resmi berakhir. Kini, fokus sepenuhnya diarahkan untuk menyelesaikan kompetisi domestik termasuk menghadapi Persita Tangerang.
Laga lanjutan BRI Super League 2025/2026 antara Persib Bandung kontra Persita Tangerang akan berlangsung di stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu 22 Februari 2026.
Dalam konferensi pers jelang pertandingan, Barba menyampaikan bahwa kegagalan di level Asia tidak membuat timnya terpuruk. Justru, menurutnya, pengalaman tersebut harus menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi tambahan untuk tampil lebih baik di liga.
ADVERTISEMENT
Carlos Pena Siapkan Seluruh Kekuatan Persita Hadapi Persib, Tegaskan Target Kemenangan
“Perjuangan di ACL Two telah usai, saat ini kami mencoba mengambil pelajaran positif usai dari sana. Kami akan terus mencoba sampai akhir. Ini sangat penting karena kami ingin memenangkan setiap pertandingan, dan itu harus menjadi mental kami hingga akhir musim,” kata Barba dalam presscon sebelum laga.
Pemain asal Italia itu menekankan pentingnya menjaga konsistensi dan semangat juang. Baginya setiap laga yang tersisa memiliki arti besar, terutama dalam upaya mempertahankan performa tim di papan atas.
Tak Masalah Dengan Perubahan Aktifitas tim Bulan Ramadan
Selain berbicara soal mentalitas tim, Barba juga menanggapi perubahan jadwal latihan selama bulan Ramadan. Ia mengaku tidak mengalami kendala berarti meski harus beradaptasi dengan waktu latihan yang lebih malam.
“Saya pikir tidak ada masalah bagi saya maupun pemain lainnya. Memang terasa aneh karena kami harus berlatih cukup malam. Tapi untuk pertandingan sendiri itu normal. Saya sudah terbiasa bermain di jam seperti ini, jadi tidak ada masalah,” ungkapnya.***
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT





